Wisata Jadi Andalan Ekonomi, Dubai Siap Terima Turis Juli Mendatang
Selasa, 23 Juni 2020 - 10:08 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Komisi Pariwisata dan Warisan Budaya Arab Saudi, Ahmed Al-Khateeb, berharap rencana ini akan memberikan perbedaan. "Pengucuran dana ini diharapkan dapat memperbaiki outlook pariwisata Arab Saudi dalam jangka panjang," kata Khateeb.
Pariwisata diupayakan sebagai salah satu sumber penghasilan baru Arab Saudi sebelum melepaskan diri dari ketergantungan terhadap minyak. Tahun lalu, Arab Saudi membuka diri kepada turis asing dan mengajak investor asing untuk menanamkan modal di tanah Arab.
Pemerintah Arab Saudi mengestimasikan sektor pariwisata dapat menyumbangkan hingga 10% dalam produk domestik bruto (PDB) negara pada 2030. Para ahli menilai, harapan itu tidak mustahil. Namun, saat ini, Arab Saudi terdampak cukup keras, baik oleh Covid-19 maupun revenue minyak yang anjlok.
Mesir juga berencana membuka kembali akses pariwisata pada 1 Juli setelah ditutup sejak 19 Maret. Dampaknya cukup besar. Pasalnya, sektor pariwisata menyumbangkan 9,3% dari PDB Mesir dan 9,7% dari ketenagakerjaan nasional pada 2019.
Pariwisata domestik juga sudah dibuka di beberapa kawasan dengan disertai peraturan yang ketat seperti pembatasan jumlah pengunjung yang dapat menginap di satu hotel. Saat ini, tingkat okupansi hotel yang boleh disewa dinaikkan dari 25% menjadi 50%.
Sebanyak 232 hotel di 13 provinsi telah mendapat izin dari pemerintah untuk kembali beroperasi dan menerima penyewa, baik turis lokal maupun asing. Kepala Asosiasi Agen Travel Mesir, Hossam Al Shaer, menyambut baik kebijakan tersebut. (Baca juga: Ini Tiga Alasan Kenapa RUU HIP Perlu Dibatalkan)
Pariwisata diupayakan sebagai salah satu sumber penghasilan baru Arab Saudi sebelum melepaskan diri dari ketergantungan terhadap minyak. Tahun lalu, Arab Saudi membuka diri kepada turis asing dan mengajak investor asing untuk menanamkan modal di tanah Arab.
Pemerintah Arab Saudi mengestimasikan sektor pariwisata dapat menyumbangkan hingga 10% dalam produk domestik bruto (PDB) negara pada 2030. Para ahli menilai, harapan itu tidak mustahil. Namun, saat ini, Arab Saudi terdampak cukup keras, baik oleh Covid-19 maupun revenue minyak yang anjlok.
Mesir juga berencana membuka kembali akses pariwisata pada 1 Juli setelah ditutup sejak 19 Maret. Dampaknya cukup besar. Pasalnya, sektor pariwisata menyumbangkan 9,3% dari PDB Mesir dan 9,7% dari ketenagakerjaan nasional pada 2019.
Pariwisata domestik juga sudah dibuka di beberapa kawasan dengan disertai peraturan yang ketat seperti pembatasan jumlah pengunjung yang dapat menginap di satu hotel. Saat ini, tingkat okupansi hotel yang boleh disewa dinaikkan dari 25% menjadi 50%.
Sebanyak 232 hotel di 13 provinsi telah mendapat izin dari pemerintah untuk kembali beroperasi dan menerima penyewa, baik turis lokal maupun asing. Kepala Asosiasi Agen Travel Mesir, Hossam Al Shaer, menyambut baik kebijakan tersebut. (Baca juga: Ini Tiga Alasan Kenapa RUU HIP Perlu Dibatalkan)
Lihat Juga :