Bukan dari China, Wabah COVID-19 di New York Berasal dari Eropa
Sabtu, 25 April 2020 - 17:22 WIB
loading...
A
A
A
"Tapi kami membiarkan pintu belakang terbuka karena virus telah meninggalkan China pada saat kami melakukan larangan bepergian ke China," imbuhnya seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (25/4/2020).
Meski membela langkah Trump untuk mempertanyakan apakah apakah WHO menanggapi krisis virus Corona dengan tepat, Cuomo menyinggung reaksi lambat pemimpin negara itu bahkan ketika semakin banyak laporan yang muncul dari China pada bulan Januari dan Februari tentang seberapa cepat virus itu menyebar dan membunuh.
Cuomo mengatakan sebanyak 2,2 juta orang melakukan penerbangan dari Eropa ke New York dan bandara New Jersey dalam dua bulan itu, banyak dari mereka kemungkinan membawa penyakit pernafasan yang sangat menular COVID-19.
“Kami bertindak dua bulan setelah wabah di China. Ketika Anda melihat ke belakang, apakah ada yang mengira virus itu masih di China menunggu kita untuk bertindak dua bulan kemudian?" kata Cuomo.
"Kuda itu sudah meninggalkan gudang pada saat kita pindah," ia menambahkan.
Meski membela langkah Trump untuk mempertanyakan apakah apakah WHO menanggapi krisis virus Corona dengan tepat, Cuomo menyinggung reaksi lambat pemimpin negara itu bahkan ketika semakin banyak laporan yang muncul dari China pada bulan Januari dan Februari tentang seberapa cepat virus itu menyebar dan membunuh.
Cuomo mengatakan sebanyak 2,2 juta orang melakukan penerbangan dari Eropa ke New York dan bandara New Jersey dalam dua bulan itu, banyak dari mereka kemungkinan membawa penyakit pernafasan yang sangat menular COVID-19.
“Kami bertindak dua bulan setelah wabah di China. Ketika Anda melihat ke belakang, apakah ada yang mengira virus itu masih di China menunggu kita untuk bertindak dua bulan kemudian?" kata Cuomo.
"Kuda itu sudah meninggalkan gudang pada saat kita pindah," ia menambahkan.
Lihat Juga :