Waspada, Krisis Pangan Global Meluas dari Gandum hingga Gula
Senin, 30 Mei 2022 - 16:01 WIB
loading...
Pedagang membungkus gula di tokonya di Ahmedabad, India. Foto/REUTERS/Amit Dave
A
A
A
KIEV - Harga gula dunia diperkirakan akan melonjak karena pembatasan ekspor yang diberlakukan sejumlah negara produsen utama yang berusaha menjinakkan kenaikan harga pangan domestik.
Dampak pandemi Covid-19 yang secara serius menggerogoti rantai pasokan global telah diperburuk secara dramatis oleh krisis di Ukraina dan sanksi selanjutnya yang dijatuhkan pada Rusia.
Konflik antara dua pengekspor biji-bijian utama itu telah mengganggu pasokan global. Rusia dan Ukraina merupakan para pengekspor gandum di dunia.
Baca juga: Intel Kiev: Pasukan Rusia di Ukraina Akan Habis Januari 2023
Sejumlah negara telah bergerak membatasi ekspor komoditas utama lainnya, menempatkan keamanan pangan global dalam ancaman.
Baca juga: Zelensky Kunjungi Ukraina Timur dan Tiba-tiba Pecat Kepala Keamanan Kharkiv
Di sisi lain, terjadi kenaikan lebih lanjut dalam harga produk-produk pertanian.
Pada Senin (30/5/2022), Kazakhstan memulai larangan enam bulan pada ekspor gula putih dan gula tebu.
Dampak pandemi Covid-19 yang secara serius menggerogoti rantai pasokan global telah diperburuk secara dramatis oleh krisis di Ukraina dan sanksi selanjutnya yang dijatuhkan pada Rusia.
Konflik antara dua pengekspor biji-bijian utama itu telah mengganggu pasokan global. Rusia dan Ukraina merupakan para pengekspor gandum di dunia.
Baca juga: Intel Kiev: Pasukan Rusia di Ukraina Akan Habis Januari 2023
Sejumlah negara telah bergerak membatasi ekspor komoditas utama lainnya, menempatkan keamanan pangan global dalam ancaman.
Baca juga: Zelensky Kunjungi Ukraina Timur dan Tiba-tiba Pecat Kepala Keamanan Kharkiv
Di sisi lain, terjadi kenaikan lebih lanjut dalam harga produk-produk pertanian.
Pada Senin (30/5/2022), Kazakhstan memulai larangan enam bulan pada ekspor gula putih dan gula tebu.
Lihat Juga :