Krimea Masuk Wilayah Ukraina atau Rusia? Sejarah Panjang Sejak Era Ottoman hingga Kini

Jum'at, 25 April 2025 - 16:00 WIB
loading...
Krimea Masuk Wilayah...
Krimea terlihat di belakang bendera Rusia. Foto/tass
A A A
KIEV - Krimea adalah semenanjung yang terletak di wilayah Laut Hitam, dikenal karena keindahan alamnya, posisi strategisnya, dan sejarah panjang yang penuh konflik serta perebutan kekuasaan.

Pertanyaan mengenai status wilayah Krimea, apakah termasuk Ukraina atau Rusia, telah menjadi isu internasional yang sangat sensitif dan kompleks, terutama setelah tahun 2014.

Penjelasan ini akan membahas latar belakang sejarah, situasi hukum internasional, perubahan politik, dan konflik geopolitik yang menyertai wilayah ini.

Sejarah Panjang Krimea

1. Masa Kekaisaran Ottoman dan Khanat Krimea


Sebelum menjadi bagian dari Rusia atau Ukraina, Krimea dikuasai oleh Khanat Krimea, negara Tatar yang merupakan vasal Kesultanan Ottoman sejak abad ke-15.

Khanat Krimea merupakan salah satu kekuatan penting di Laut Hitam hingga abad ke-18.

2. Aneksasi oleh Kekaisaran Rusia


Pada tahun 1783, Kekaisaran Rusia di bawah pimpinan Catherine the Great secara resmi mencaplok Krimea dari Kesultanan Ottoman.

Sejak saat itu, Krimea menjadi bagian dari Kekaisaran Rusia dan dihuni berbagai etnis, termasuk Rusia, Ukraina, dan Tatar Krimea.

3. Era Uni Soviet


Setelah Revolusi Bolshevik dan pembentukan Uni Soviet, Krimea menjadi bagian dari Republik Sosialis Federatif Soviet Rusia (RSFSR).

Namun, pada tahun 1954, pemimpin Soviet Nikita Khrushchev, yang merupakan keturunan Ukraina, memindahkan administrasi Krimea dari RSFSR ke Republik Sosialis Soviet Ukraina.

Langkah ini dilakukan sebagai "hadiah persahabatan" pada peringatan 300 tahun penyatuan Rusia-Ukraina (Perjanjian Pereyaslav).

Status Krimea Pasca-Uni Soviet

1. Pembubaran Uni Soviet (1991)


Ketika Uni Soviet runtuh pada tahun 1991, Ukraina menjadi negara merdeka dan Krimea secara resmi menjadi bagian dari Ukraina, berdasarkan perbatasan administratif yang ada saat itu.

Hal ini disahkan secara internasional dan Ukraina diakui sebagai negara yang memiliki wilayah Krimea.

2. Otonomi Krimea dalam Ukraina


Krimea memiliki status Republik Otonom Krimea dalam Ukraina, yang memiliki parlemen sendiri dan tingkat otonomi lokal.

Kota Sevastopol, sebagai pangkalan utama Armada Laut Hitam Rusia, memiliki status administratif tersendiri dan menjadi pusat kepentingan strategis Rusia.

Aneksasi oleh Rusia (2014)

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
BI Rate Diprediksi Naik...
BI Rate Diprediksi Naik sampai 6%, Waspadai Risiko Kredit dan Daya Beli
Paradoks Tata Kelola...
Paradoks Tata Kelola Batu Bara di Indonesia
BPDP dan AKPY Latih...
BPDP dan AKPY Latih Petani Kotim Tingkatkan Kualitas Panen Sawit Rakyat
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Tank Inggris Terlibat...
Tank Inggris Terlibat Serangan Ukraina ke Wilayah Kursk Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved