Kargo Minyaknya Disita, Iran Sebut AS Lakukan Pembajakan
Jum'at, 27 Mei 2022 - 20:26 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: AS Sita Kargo Minyak Iran di Dekat Yunani
Kapal kargo Pegas berbendera Iran termasuk di antara lima kapal yang ditunjuk oleh Washington pada 22 Februari – dua hari sebelum invasi Rusia ke Ukraina – untuk sanksi terhadap Promsvyazbank, sebuah bank yang dipandang penting bagi sektor pertahanan Rusia.
Pemilik kapal Rusia, Transmorflot, kemudian dijatuhi sanksi pada 8 Mei. Kapal tanker itu, yang dinamai Lana pada 1 Maret dan mengibarkan bendera Iran sejak 1 Mei, tetap berada di dekat perairan Yunani sejak saat itu. Itu sebelumnya berbendera Rusia.
Tidak jelas apakah kargo kapal itu disita karena itu adalah minyak Iran atau karena sanksi terhadap kapal tanker itu atas hubungan Rusia-nya. Iran dan Rusia sendiri menghadapi sanksi AS yang terpisah.
Baca juga: Media AS: Israel yang Tembak Mati Kolonel IRGC Iran di Teheran
Seorang juru bicara Departemen Kehakiman AS menolak mengomentari penyitaan minyak tersebut, tetapi tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada kantor berita Reuters pada hari Kamis bahwa Washington berencana untuk mengirim kargo di atas Pegas ke AS dengan kapal lain.
Kapal kargo Pegas berbendera Iran termasuk di antara lima kapal yang ditunjuk oleh Washington pada 22 Februari – dua hari sebelum invasi Rusia ke Ukraina – untuk sanksi terhadap Promsvyazbank, sebuah bank yang dipandang penting bagi sektor pertahanan Rusia.
Pemilik kapal Rusia, Transmorflot, kemudian dijatuhi sanksi pada 8 Mei. Kapal tanker itu, yang dinamai Lana pada 1 Maret dan mengibarkan bendera Iran sejak 1 Mei, tetap berada di dekat perairan Yunani sejak saat itu. Itu sebelumnya berbendera Rusia.
Tidak jelas apakah kargo kapal itu disita karena itu adalah minyak Iran atau karena sanksi terhadap kapal tanker itu atas hubungan Rusia-nya. Iran dan Rusia sendiri menghadapi sanksi AS yang terpisah.
Baca juga: Media AS: Israel yang Tembak Mati Kolonel IRGC Iran di Teheran
Seorang juru bicara Departemen Kehakiman AS menolak mengomentari penyitaan minyak tersebut, tetapi tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada kantor berita Reuters pada hari Kamis bahwa Washington berencana untuk mengirim kargo di atas Pegas ke AS dengan kapal lain.
Lihat Juga :