Takut Tentara Rusia Terbunuh, Israel Blokir Kesepakatan Jerman Jual Rudal ke Ukraina
Kamis, 26 Mei 2022 - 19:55 WIB
loading...
A
A
A
Pentagon tidak secara resmi mengomentari laporan tersebut.
Dikembangkan oleh Rafael Advanced Defense Systems of Israel, Spike pertama kali memasuki militer pada 1980-an. Rudal tersebut dapat dipersenjatai dengan anti-tank atau hulu ledak berdaya ledak tinggi, dan dipandu oleh operator atau ditembakkan dalam jarak pandang. AS dan beberapa sekutu NATO-nya telah memasangnya di helikopter tempur.
AS dan sekutunya telah mengirimkan ribuan rudal anti-tank dan anti-pesawat ke Ukraina, serta artileri, kendaraan lapis baja, tank, dan helikopter serang dalam beberapa pekan terakhir. Rusia mengklaim banyak dari persenjataan itu akhirnya dihancurkan oleh serangan rudal jelajah.
Baca juga: George Soros Sebut Perang Ukraina Mungkin Awal Perang Dunia III
Pengiriman senjata ini juga menimbulkan beberapa gesekan antara sekutu NATO. Polandia menuduh Jerman tidak mengirim tank Leopardnya untuk menggantikan ratusan T-72 yang dikirim Warsawa ke Kiev.
Berbicara di Forum Ekonomi Dunia di Davos pada hari Rabu, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba mengatakan situasi di Donbass "sangat buruk." Pasukan Ukraina tidak akan dapat menyerang kecuali AS mengirim beberapa sistem peluncur roket (MLRS) ke Kiev.
Dikembangkan oleh Rafael Advanced Defense Systems of Israel, Spike pertama kali memasuki militer pada 1980-an. Rudal tersebut dapat dipersenjatai dengan anti-tank atau hulu ledak berdaya ledak tinggi, dan dipandu oleh operator atau ditembakkan dalam jarak pandang. AS dan beberapa sekutu NATO-nya telah memasangnya di helikopter tempur.
AS dan sekutunya telah mengirimkan ribuan rudal anti-tank dan anti-pesawat ke Ukraina, serta artileri, kendaraan lapis baja, tank, dan helikopter serang dalam beberapa pekan terakhir. Rusia mengklaim banyak dari persenjataan itu akhirnya dihancurkan oleh serangan rudal jelajah.
Baca juga: George Soros Sebut Perang Ukraina Mungkin Awal Perang Dunia III
Pengiriman senjata ini juga menimbulkan beberapa gesekan antara sekutu NATO. Polandia menuduh Jerman tidak mengirim tank Leopardnya untuk menggantikan ratusan T-72 yang dikirim Warsawa ke Kiev.
Berbicara di Forum Ekonomi Dunia di Davos pada hari Rabu, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba mengatakan situasi di Donbass "sangat buruk." Pasukan Ukraina tidak akan dapat menyerang kecuali AS mengirim beberapa sistem peluncur roket (MLRS) ke Kiev.
Lihat Juga :