John Bolton: Kim Jong-un Terbahak-bahak Tertawakan Trump

Senin, 22 Juni 2020 - 16:43 WIB
loading...
A A A
Bolton menambahkan bahwa dia tidak akan pernah memilih Trump atau pun calon presiden Partai Demokrat Joe Biden dalam pemilihan presiden November mendatang. Sebaliknya, dia akan mencari tahu seorang konservatif dari Partai Republik pada pemungutan suara.

Pemerintahan Trump telah berusaha untuk menghentikan penerbitan buku Bolton, tetapi seorang hakim AS pada Sabtu menolak untuk memblokir rilisnya, dengan mengatakan sudah terlambat untuk perintah penahanan buku tersebut. (Baca: Bolton: Trump Minta Bantuan Presiden China agar Menang Pilpres 2020 )

Buku "The Room Where It Happened" adalah potret Bolton tentang 17 bulan bekerja untuk Trump sampai akhirnya dia dipecat September 2019 lalu.

Dalam wawancaranya, Bolton mengklaim dia telah mengundurkan diri bukan dipecat. Dia mencatat bahwa "jeritan terakhir" baginya adalah ketika Trump mengundang Taliban ke Camp David selama negosiasi damai Afghanistan.

Buku Bolton, yang digambarkan Trump sebagai "karya fiksi" juga menggambarkan Presiden Trump memohon Presiden China Xi Jinping selama negosiasi perdagangan untuk membantu memenangkannya dalam pemilihan presiden AS November 2020. (Simak juga infografis: Bentrok Dengan China, India Kebut Pembelian 33 Jet Tempur Rusia )
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Iran Kecam Perlakuan...
Iran Kecam Perlakuan Buruk AS di Piala Dunia: Tim yang Paling Ditindas
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
Puasa Asyura 2026: Jadwal,...
Puasa Asyura 2026: Jadwal, Dalil, dan Keutamaan Besarnya Menurut Hadis Nabi
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Berita Terkini
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Ini Teks Resmi 14 Poin...
Ini Teks Resmi 14 Poin Kesepakatan Damai AS dan Iran
Kesepakatan Iran Mencakup...
Kesepakatan Iran Mencakup Dana Rp5.327 Triliun, Setengahnya Sudah Jadi Komitmen
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved