Pastor Nigeria Menghina Nabi Muhammad, Picu Kemarahan Muslim
Senin, 23 Mei 2022 - 15:36 WIB
loading...
Pastor Akintaro Joshua Ojo di Nigeria mengumbar penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW. Dia bahkan menantang orang-orang untuk menangkapnya dengan membagikan nomor ponselnya di rekaman video-audio. Foto/hedefenderngr.com
A
A
A
OSOGBO - Kelompok pengadvokasi hak-hak Muslim di Negara Bagian Osun, Nigeria, marah dan menyerukan aparat penegak hukum menangkap Pastor Akintaro Joshua Ojo. Musababnya, pastor itu mengumbar penghinaan terhadap Allah dan Nabi Muhammad SAW .
Kelompok bernama The Osun State Chapter of the Muslim Rights Concern (MURIC) mengatakan ujaran kebencian pastor itu berbahaya karena bisa memicu kekacauan dan perang agama di wilayah barat daya Nigeria.
Media setempat, Politics Nigeria, yang dilansir Independent, Senin (23/5/2022), melaporkan bahwa menurut pernyataan Ketua Muric, Dr AbdulAzeez Ademokoya, Akintaro sengaja mencoba memprovokasi umat Islam.
Baca juga: Nasib Deborah, Mahasiswi Non-Muslim Dibunuh dan Dibakar Massa karena Hina Nabi Muhammad
Kegaduhan ini muncul hanya beberapa hari setelah mahasiswi non-Muslim, Deborah Samuel, dibunuh dan dibakar massa kampusnya karena komentarnya di grup WhatsApp mahasiswa dianggap menghina Nabi Muhammad.
MURIC dan para ulama Nigeria mengecam aksi massa tersebut, yang menurut mereka, pembunuhan brutal terhadap Deborah tidak bisa dibenarkan.
“Hanya beberapa hari berkabung Deborah yang pembunuhan brutalnya dikutuk MURIC bersama dengan tindakan penistaan yang tidak masuk akal dan berani, dan seolah-olah itu tidak cukup, seorang pastor bernama Akintaro Joshua merilis rekaman audio yang menghujani Allah (Sang Pencipta Tertinggi), Islam, Al-Qur'an, dan Nabi Mulia Islam Muhammad SAW, sebuah penghinaan yang jauh lebih berbahaya daripada yang bisa dibayangkan dan yang tidak dapat diterima oleh Muslim yang waras,” bunyi pernyataan MURIC.
Kelompok bernama The Osun State Chapter of the Muslim Rights Concern (MURIC) mengatakan ujaran kebencian pastor itu berbahaya karena bisa memicu kekacauan dan perang agama di wilayah barat daya Nigeria.
Media setempat, Politics Nigeria, yang dilansir Independent, Senin (23/5/2022), melaporkan bahwa menurut pernyataan Ketua Muric, Dr AbdulAzeez Ademokoya, Akintaro sengaja mencoba memprovokasi umat Islam.
Baca juga: Nasib Deborah, Mahasiswi Non-Muslim Dibunuh dan Dibakar Massa karena Hina Nabi Muhammad
Kegaduhan ini muncul hanya beberapa hari setelah mahasiswi non-Muslim, Deborah Samuel, dibunuh dan dibakar massa kampusnya karena komentarnya di grup WhatsApp mahasiswa dianggap menghina Nabi Muhammad.
MURIC dan para ulama Nigeria mengecam aksi massa tersebut, yang menurut mereka, pembunuhan brutal terhadap Deborah tidak bisa dibenarkan.
“Hanya beberapa hari berkabung Deborah yang pembunuhan brutalnya dikutuk MURIC bersama dengan tindakan penistaan yang tidak masuk akal dan berani, dan seolah-olah itu tidak cukup, seorang pastor bernama Akintaro Joshua merilis rekaman audio yang menghujani Allah (Sang Pencipta Tertinggi), Islam, Al-Qur'an, dan Nabi Mulia Islam Muhammad SAW, sebuah penghinaan yang jauh lebih berbahaya daripada yang bisa dibayangkan dan yang tidak dapat diterima oleh Muslim yang waras,” bunyi pernyataan MURIC.
Lihat Juga :