Beda dengan Klaim Putin, AS Sebut Rusia Tak Ingin Gabung NATO
Jum'at, 20 Mei 2022 - 20:33 WIB
loading...
A
A
A
Pembawa acara televisi itu kemudian menyodorkan apa yang disebutnya "ide gila" bahwa Rusia kemudian harus diizinkan untuk bergabung dengan NATO juga. Untuk itu, Blinken mengatakan; "Pada tahun 1990-an itu sebenarnya sesuatu yang dibicarakan orang."
“Ya, orang-orang Rusia memutuskan bukan itu yang ingin mereka lakukan,” ujarnya, saat penonton tertawa.
Klaim yang sama bahwa Rusia memiliki kesempatan untuk menjadi anggota NATO tetapi menolak untuk melakukannya telah dibuat oleh sejumlah pejabat AS, termasuk Presiden Bill Clinton, yang menulis op-ed tentang Rusia di sebuah surat kabar bulan lalu yang menyebutkan masalah tersebut, tapi bertentangan dengan klaim Putin.
Pada bulan Februari, Putin mengingat bagaimana selama kunjungan Clinton ke Moskow pada tahun 2000, dia bertanya kepada tamunya bagaimana reaksi AS jika Rusia meminta keanggotaan dalam aliansi NATO. "Reaksi atas pertanyaan saya sangat terkendali," katanya
“Ya, NATO berkembang meskipun ada keberatan dari Rusia, tetapi ekspansi lebih dari sekadar hubungan AS dengan Rusia,” tulis mantan pemimpin AS itu dalam tanggapannya.
Dia menambahkan, “[AS] membiarkan pintu terbuka untuk keanggotaan akhirnya Rusia di NATO.”
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengomentari artikel Clinton secara lebih definitif.
“Saya tahu pasti bahwa pihak Amerika telah berulang kali berbicara tentang ketidakmungkinan keanggotaan seperti itu. Secara de facto, dikatakan bahwa pintu-pintu sebaliknya tertutup, karena pada dasarnya tidak mungkin,” katanya, seperti dikutip Russia Today, Jumat (20/5/2022).
“Ya, orang-orang Rusia memutuskan bukan itu yang ingin mereka lakukan,” ujarnya, saat penonton tertawa.
Klaim yang sama bahwa Rusia memiliki kesempatan untuk menjadi anggota NATO tetapi menolak untuk melakukannya telah dibuat oleh sejumlah pejabat AS, termasuk Presiden Bill Clinton, yang menulis op-ed tentang Rusia di sebuah surat kabar bulan lalu yang menyebutkan masalah tersebut, tapi bertentangan dengan klaim Putin.
Pada bulan Februari, Putin mengingat bagaimana selama kunjungan Clinton ke Moskow pada tahun 2000, dia bertanya kepada tamunya bagaimana reaksi AS jika Rusia meminta keanggotaan dalam aliansi NATO. "Reaksi atas pertanyaan saya sangat terkendali," katanya
“Ya, NATO berkembang meskipun ada keberatan dari Rusia, tetapi ekspansi lebih dari sekadar hubungan AS dengan Rusia,” tulis mantan pemimpin AS itu dalam tanggapannya.
Dia menambahkan, “[AS] membiarkan pintu terbuka untuk keanggotaan akhirnya Rusia di NATO.”
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengomentari artikel Clinton secara lebih definitif.
“Saya tahu pasti bahwa pihak Amerika telah berulang kali berbicara tentang ketidakmungkinan keanggotaan seperti itu. Secara de facto, dikatakan bahwa pintu-pintu sebaliknya tertutup, karena pada dasarnya tidak mungkin,” katanya, seperti dikutip Russia Today, Jumat (20/5/2022).
Lihat Juga :