Serangan Rusia Musnahkan Meriam Howitzer yang Dikirim AS ke Ukraina
Kamis, 19 Mei 2022 - 04:32 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, satu MiG-29 Angkatan Udara Ukraina telah ditembak jatuh di dekat Kamennaya Yaruga, Wilayah Kharkov. 15 UAV Ukraina telah ditembak jatuh di di sejumlah wilayah Kharkov dan Kherson. Delapan roket peluncur ganda Smerch Ukraina juga telah dicegat di dekat Kamenka dan Malaya Kamyshevakha, Wilayah Kharkov.
"Secara total, 172 pesawat Ukraina dan 125 helikopter, 927 kendaraan udara tak berawak, 311 sistem rudal anti-pesawat, 3.139 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 389 sistem peluncuran roket ganda, 1.548 artileri lapangan dan mortir,serta 2.997 unit kendaraan militer khusus dihancurkan selama operasi," kata Kementerian Pertahanan Rusia.
Dan pada video kedua, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan kru kendaraan udara tak berawak Rusia dan peralatan pengintai artileri telah menetapkan koordinat posisi tembak meriam howitzer M777 155-mm dibuat oleh Amerika Serikat, yang digunakan oleh para militan Angkatan Bersenjata Ukraina.
"Operator kendaraan udara tak berawak meluncurkan serangan rudal ke posisi menembak baterai howitzer Amerika, yang mengakibatkan beberapa senjata rusak. Setelah menyerang dengan drone, militan Ukraina berusaha bersembunyi di hutan dan menyembunyikan howitzer M777 yang ditarik di sana," kata Kementerian Pertahanan Rusia.
"Begitu militan Ukraina memusatkan traktor dan senjata di hutan, serangan artileri diluncurkan di sana. Semua peralatan dan howitzer Amerika dihancurkan. Artileri Ukraina yang selamat melarikan diri," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.
Klaim terbaru Kementerian Pertahanan Rusia ini belum diverifikasi secara independen. Invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada 24 Februari dan sekarang memasuki hari ke-84.
Baca juga: Sangat Dekat, Rudal Nuklir Rusia Bisa Hantam Finlandia dalam 10 Detik
"Secara total, 172 pesawat Ukraina dan 125 helikopter, 927 kendaraan udara tak berawak, 311 sistem rudal anti-pesawat, 3.139 tank dan kendaraan tempur lapis baja lainnya, 389 sistem peluncuran roket ganda, 1.548 artileri lapangan dan mortir,serta 2.997 unit kendaraan militer khusus dihancurkan selama operasi," kata Kementerian Pertahanan Rusia.
Dan pada video kedua, Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan kru kendaraan udara tak berawak Rusia dan peralatan pengintai artileri telah menetapkan koordinat posisi tembak meriam howitzer M777 155-mm dibuat oleh Amerika Serikat, yang digunakan oleh para militan Angkatan Bersenjata Ukraina.
"Operator kendaraan udara tak berawak meluncurkan serangan rudal ke posisi menembak baterai howitzer Amerika, yang mengakibatkan beberapa senjata rusak. Setelah menyerang dengan drone, militan Ukraina berusaha bersembunyi di hutan dan menyembunyikan howitzer M777 yang ditarik di sana," kata Kementerian Pertahanan Rusia.
"Begitu militan Ukraina memusatkan traktor dan senjata di hutan, serangan artileri diluncurkan di sana. Semua peralatan dan howitzer Amerika dihancurkan. Artileri Ukraina yang selamat melarikan diri," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Rusia.
Klaim terbaru Kementerian Pertahanan Rusia ini belum diverifikasi secara independen. Invasi Rusia ke Ukraina dimulai pada 24 Februari dan sekarang memasuki hari ke-84.
Baca juga: Sangat Dekat, Rudal Nuklir Rusia Bisa Hantam Finlandia dalam 10 Detik
(ian)
Lihat Juga :