Selidiki Dugaan Kejahatan Perang di Ukraina, ICC Kirim Tim Investigasi Terbesar dalam Sejarah
Rabu, 18 Mei 2022 - 04:31 WIB
loading...
A
A
A
Jaksa ICC mengumumkan penyelidikan atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan hanya empat hari setelah invasi Rusia pada 24 Februari.
Khan mengunjungi Ukraina pada bulan April, melakukan perjalanan ke pinggiran kota Kiev, Bucha, di mana wartawan AFP melihat sedikitnya 20 mayat tergeletak di jalan-jalan pada 2 April lalu.
Khan pada saat itu mengatakan bahwa "Ukraina adalah TKP".
Baca juga: Ukraina Perintahkan Pejuang Azovstal Menyerah, Tak Mengaku Kalah
Ukraina telah menyalahkan ratusan pembunuhan sipil pada pasukan Rusia tetapi Rusia telah membantah bertanggung jawab atas kematian dan menggambarkan peristiwa di Bucha adalah palsu.
"Tim penyelidik ICC yang tiba di Ukraina sekarang akan mengejar petunjuk dan mengumpulkan kesaksian saksi yang relevan dengan serangan militer," kata Khan dalam pernyataannya.
"Mereka juga akan bekerja dengan pihak berwenang Ukraina untuk memperkuat rantai penahanan sehubungan dengan bukti kuat," sambungnya.
"Sekarang lebih dari sebelumnya kita perlu menunjukkan hukum dalam tindakan," tambah Khan.
Khan mengunjungi Ukraina pada bulan April, melakukan perjalanan ke pinggiran kota Kiev, Bucha, di mana wartawan AFP melihat sedikitnya 20 mayat tergeletak di jalan-jalan pada 2 April lalu.
Khan pada saat itu mengatakan bahwa "Ukraina adalah TKP".
Baca juga: Ukraina Perintahkan Pejuang Azovstal Menyerah, Tak Mengaku Kalah
Ukraina telah menyalahkan ratusan pembunuhan sipil pada pasukan Rusia tetapi Rusia telah membantah bertanggung jawab atas kematian dan menggambarkan peristiwa di Bucha adalah palsu.
"Tim penyelidik ICC yang tiba di Ukraina sekarang akan mengejar petunjuk dan mengumpulkan kesaksian saksi yang relevan dengan serangan militer," kata Khan dalam pernyataannya.
"Mereka juga akan bekerja dengan pihak berwenang Ukraina untuk memperkuat rantai penahanan sehubungan dengan bukti kuat," sambungnya.
"Sekarang lebih dari sebelumnya kita perlu menunjukkan hukum dalam tindakan," tambah Khan.
Lihat Juga :