Selidiki Dugaan Kejahatan Perang di Ukraina, ICC Kirim Tim Investigasi Terbesar dalam Sejarah
Rabu, 18 Mei 2022 - 04:31 WIB
loading...
A
A
A
"Sangat penting bagi kami untuk menunjukkan kepada para penyintas dan keluarga korban bahwa hukum internasional relevan dengan pengalaman mereka untuk memberi mereka beberapa penghiburan melalui proses keadilan," katanya.
Baca juga: NATO Sebut Ukraina Bisa Menang dalam Perang Lawan Rusia
Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengatakan dia telah membahas masalah ini dengan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba yang sedang berkunjung.
"Salah satu cara kami mendukung adalah melalui tim investigasi forensik Belanda bahwa minggu ini akan bergabung dengan penyelidikan kejahatan perang di Ukraina," cuit Rutte.
Kuleba sendiri mengatakan ada tanda-tanda "sangat positif" tentang membawa pelaku ke pengadilan, mengutip persidangan yang sedang berlangsung di Belanda atas penembakan jatuh pesawat MH17 Malaysia Airlines di Ukraina timur pada tahun 2014 lalu.
"Para pelakunya akan diidentifikasi dan dihukum," kata Kuleba dalam konferensi pers bersama dengan koleganya dari Belanda Wopke Hoekstra.
Kuleba menambahkan bahwa Ukraina juga sepenuhnya mendukung gagasan untuk membentuk pengadilan khusus untuk menuntut kejahatan agresi oleh Rusia, kejahatan yang tidak dapat dituntut oleh ICC.
Baca juga: NATO Sebut Ukraina Bisa Menang dalam Perang Lawan Rusia
Perdana Menteri Belanda Mark Rutte mengatakan dia telah membahas masalah ini dengan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba yang sedang berkunjung.
"Salah satu cara kami mendukung adalah melalui tim investigasi forensik Belanda bahwa minggu ini akan bergabung dengan penyelidikan kejahatan perang di Ukraina," cuit Rutte.
Kuleba sendiri mengatakan ada tanda-tanda "sangat positif" tentang membawa pelaku ke pengadilan, mengutip persidangan yang sedang berlangsung di Belanda atas penembakan jatuh pesawat MH17 Malaysia Airlines di Ukraina timur pada tahun 2014 lalu.
"Para pelakunya akan diidentifikasi dan dihukum," kata Kuleba dalam konferensi pers bersama dengan koleganya dari Belanda Wopke Hoekstra.
Kuleba menambahkan bahwa Ukraina juga sepenuhnya mendukung gagasan untuk membentuk pengadilan khusus untuk menuntut kejahatan agresi oleh Rusia, kejahatan yang tidak dapat dituntut oleh ICC.
(ian)
Lihat Juga :