5 Negara yang Izinkan Warganya Miliki Senjata Api

Selasa, 17 Mei 2022 - 16:01 WIB
loading...
5 Negara yang Izinkan...
AS memiliki jumlah senjata per kapita tertinggi di dunia, dengan 88,8 senjata per 100 warga, menurut data Small Arms Survey. Foto/REUTERS/Brian Blanco
A A A
WASHINGTON - Senjata api masih dianggap sejumlah negara sebagai barang yang berbahaya dan berpotensi melukai warga sipil. Untuk itu, banyak negara yang belum melegalkan senjata api untuk dimiliki warganya.

Meski demikian, terdapat pula negara di luar Indonesia yang telah melegalkan senjata api dan mengizinkanya untuk dimiliki.

Di beberapa negara, senjata api banyak digunakan untuk keperluan berburu dan latihan menembak, bahkan sebagai syarat pekerjaan.

1. Amerika Serikat

Melansir BBC, Negeri Paman Sam ini telah melegalkan senjata api sejak tahun 1971. Peraturan ini bahkan tertulis dalam konstitusi sejak awal negara Amerika Serikat (AS) dibentuk.

Membeli dan mempunyai senjata api merupakan hak bagi setiap warga sipil.

Beberapa negara bagian Amerika tidak mewajibkan pengecekan riwayat warganya untuk bisa memiliki senjata. Senjata api bahkan dijual bebas pada sebagian toko dan dapat diiklankan secara online.

Hal ini lantas membuat Amerika Serikat sebagai negara dengan perkiraan jumlah senjata per kapita sekitar 1,2.

Meskipun legal, beberapa negara bagian tetap mengatur penggunaan senjata api untuk menghindari penyerangan di tempat umum seperti sekolah.

2. Serbia

Serbia mengizinkan warganya memiliki senjata api dengan syarat berusia di atas 18 tahun dan telah memiliki izin.

Namun, syarat ini tidak berlaku bagi warga yang memiliki gangguan mental, catatan kriminal, serta catatan penggunaan barang ilegal dan minuman alkohol.

Senjata api juga harus diletakkan di kabinet khusus dan akan disita apabila terdapat indikasi penyalahgunaan.

3. Finlandia

Warga sipil harus memiliki alasan yang jelas jika ingin memiliki lisensi kepemilikan senjata di Finlandia.

Beberapa alasan diperbolehkannya memiliki senjata api seperti untuk keperluan berburu, koleksi senjata api, latihan menembak, dan persyaratan pekerjaan.

4. Kanada

Kanada menetapkan bahwa senjata api dapat dimiliki warga berumur 18 tahun ke atas atau 12 tahun dengan pembatasan tertentu.

Terdapat juga pengecekan riwayat kejahatan dan kesehatan mental sebelum mendapatkan izin memiliki senjata api. Izin dapat diperbarui setiap lima tahun.

Ada juga beberapa pembatasan untuk memiliki senjata api di Kanada. Contohnya warga harus menyimpan senjata dan dikunci tanpa peluru, serta izin khusus untuk menggunakan sebagian jenis senjata.

5. Islandia

Penggunaan senjata api dan amunisi di Islandia masih diatur hukum. Meski begitu, warga sipil boleh memiliki senjata api dengan pengecekan riwayat kriminal terlebih dahulu.

Apabila sudah berumur di atas 20 tahun dan terdapat alasan yang jelas untuk memiliki senjata, maka lisensi akan diberikan.

Melansir IBTimes, Islandia menduduki peringkat ke-15 sebagai negara dengan kepemilikan senjata terbanyak.

Terdapat 90.000 atau hampir satu pertiga penduduk Islandia yang memiliki senjata api. Namun, peraturan di Islandia berhasil menekan jumlah kasus penembakan massal.

Pada tahun 2009 saja, hanya tercatat empat kematian yang berhubungan dengan senjata api di Islandia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Tegas! Wali Kota New...
Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!
Rekomendasi
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Refly Harun Dampingi...
Refly Harun Dampingi Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus di PN Jakpus
Berita Terkini
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved