Pelaku Penembakan Massal di AS Siarkan Aksinya via Livestreaming

Minggu, 15 Mei 2022 - 13:46 WIB
loading...
Pelaku Penembakan Massal...
Pelaku penembakan bermotif rasial di AS menyiarkan aksinya via livestreaming. Foto/The Hollywood Reporter
A A A
WASHINGTON - Insiden penembakan massal terjadi pada Sabtu sore di Buffalo, kota terbesar kedua di negara bagian New York, Amerika Serikat (AS) disiarkanlivestreaming via media sosial. Aksi penembakan dengan motif rasisme itu menewaskan sedikitnya 10 orang.

Seorang pria bersenjata bersenjatakan senapan memasuki supermarket lokal, menembaki para pembeli. Media lokal melaporkan, mengutip petugas keamanan, pelaku mengenakan perlengkapan gaya militer dan tampaknya bertindak sendiri.

"Ini seperti berjalan ke film horor, tapi semuanya nyata," kata seorang petugas polisi di tempat kejadian seperti dikutip Russia Today dari Buffalo News, Minggu (15/5/2022).

Baca juga: Penembakan Massal Bermotif Rasisme Guncang AS, 10 Tewas

Komisaris polisi Buffalo mengatakan total 13 orang ditembak, 10 tewas di tempat kejadian. Pelaku penembakan itu sendiri berhasil ditahan pihak kepolisian.

Penyerang dilaporkan melakukan streaming langsung aksi penembakan massal itu di platform streaming Twitch. Beberapa tangkapan layar yang konon diambil dari siaran langsung itu menunjukkan tubuh tergeletak di lantai dan seorang wanita tertembak di kepalanya beredar di dunia maya.

Polisi mengatakan pelaku penembakan, yang sekarang ditahan, akan didakwa dengan pembunuhan dalam apa yang disebut petugas keamanan sebagai kejahatan rasial dan kasus ekstremisme kekerasan bermotivasi rasial.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Dipicu Kudeta 2021,...
Dipicu Kudeta 2021, Perang Saudara Myanmar Renggut Lebih dari 100 Ribu Jiwa
Kalahkan Australia di...
Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!
Rekomendasi
Sucofindo Dukung Inisiatif...
Sucofindo Dukung Inisiatif ABPEDNAS melalui Program Srikandi Jaga Desa
Dinilai Tak Sesuai Budaya...
Dinilai Tak Sesuai Budaya Sunda, MUI Sesalkan Lagu 'Lalaki Langit' karya Bupati Purwakarta
Mengenali Kondisi Kulit...
Mengenali Kondisi Kulit Kini Bisa Dimulai dari Foto Selfie
Berita Terkini
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved