Pukul Mundur Pasukan Rusia, Ukraina Rebut Kembali Desa-desa Dekat Kharkiv

Rabu, 11 Mei 2022 - 04:11 WIB
loading...
Pukul Mundur Pasukan...
Pukul Mundur Pasukan Rusia, Ukraina Rebut Kembali Desa-desa Dekat Kharkiv. FOTO/Reuters
A A A
KHARKIV - Ukraina mengatakan pada Selasa (10/3/2022), pasukannya telah merebut kembali desa-desa dari pasukan Rusia di utara dan timur laut Kharkiv. Langkah ini menandakan pergeseran momentum perang dan membahayakan kemajuan pasukan Rusia.

Tetiana Apatchenko, petugas pers untuk Brigade Mekanik Terpisah ke-92, pasukan utama Ukraina di daerah itu, membenarkan bahwa pasukan Ukraina telah merebut kembali pemukiman Cherkaski Tyshky, Ruski Tyshki, Borshchova dan Slobozhanske, di kantong utara Kharkiv dalam beberapa hari terakhir.

Baca: Rusia: Pembicaraan dengan Ukraina Berlanjut dari Jarak Jauh

Yuriy Saks, penasihat Menteri Pertahanan Oleksiy Reznikov mengatakan, keberhasilan itu mendorong pasukan Rusia keluar dari jangkauan Kharkiv, kota terbesar kedua di Ukraina, yang telah dibombardir terus-menerus sejak perang dimulai.

"Operasi militer Angkatan Bersenjata Ukraina di sekitar Kharkiv, terutama di utara dan timur laut Kharkiv, adalah semacam kisah sukses," kata Saks kepada Reuters. "Tentara Ukraina mampu mendorong penjahat perang ini ke garis di luar jangkauan artileri mereka," lanjutnya.

Serangan balik bisa menandakan fase baru dalam perang. Ukraina sekarang melakukan tindakan ofensif setelah berminggu-minggu, di mana Rusia melakukan serangan besar-besaran tanpa membuat terobosan.

Baca: PBB: Jumlah Korban Tewas di Ukraina Lebih Tinggi dari yang Dilaporkan

Dengan mendorong mundur pasukan Rusia yang telah menduduki pinggiran Kharkiv sejak awal invasi, Ukraina bergerak ke jarak serang dari jalur suplai belakang yang menopang kekuatan serangan utama Rusia lebih jauh ke selatan.

"Mereka mencoba untuk memotong dan di belakang Rusia untuk memotong jalur pasokan, karena itu benar-benar salah satu kelemahan utama mereka (Rusia)," kata Neil Melvin dari think-tank RUSI di London.

"Ukraina semakin dekat dengan perbatasan Rusia. Jadi semua keuntungan yang dibuat Rusia di hari-hari awal di timur laut Ukraina semakin menjauh," lanjutnya.

Baca: Rusia Klaim Hancurkan 163 Jet Tempur dan 124 Helikopter Ukraina

Kemunduran di dekat Kharkiv merupakan pukulan bagi rencana perang Moskow tepat pada saat ibu kota Barat percaya bahwa Presiden Vladimir Putin berharap untuk mengumumkan kemenangan besar untuk liburan yang menandai berakhirnya Perang Dunia II.

Pada hari Senin, Putin memimpin parade militer Lapangan Merah besar-besaran untuk Hari Kemenangan. Negara-negara Barat telah khawatir bahwa, dengan tidak adanya keberhasilan di medan perang besar untuk diumumkan, ia malah akan memerintahkan mobilisasi nasional. Dalam peristiwa itu, dia tidak melakukan keduanya. Putin mendesak Rusia untuk terus berjuang tetapi tidak memberikan indikasi tentang strategi selanjutnya.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Jemaah Umrah Perlu Tahu!...
Jemaah Umrah Perlu Tahu! Ini Waktu Masuk Hijr Ismail untuk Perempuan dan Laki-Laki
Rekomendasi
Homedoki Umumkan Pemenang...
Homedoki Umumkan Pemenang Umrah, Perjalanan ke Tanah Suci Agustus 2026
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Stephanie MCI Ungkap...
Stephanie MCI Ungkap Pengalaman Seram saat Menginap di Vila Bali
Berita Terkini
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved