Italia Sita Kapal Pesiar Mewah Milik Vladimir Putin

Minggu, 08 Mei 2022 - 11:14 WIB
loading...
Italia Sita Kapal Pesiar...
Italia menyita kapal pesiar mewah milik Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/New Zealand Herald
A A A
ROMA - Pemerintah Italia menyita kapal pesiar mewah milik Presiden Rusia Vladimir Putin awal pekan ini. Kapal pesiar senilai USD1 miliar itu disita sebagai bagian dari penyelidikan.

Setelah menghabiskan dua tahun berturut-turut di bawah inspeksi dan perbaikan di Marina di Carrara di pantai utara Tuscany, megayacht Scheherazade – dikabarkan milik Kremlin – kembali mengapung di atas air pada Selasa waktu setempat.

Dilaporkan bahwa pemiliknya, yang secara luas dikabarkan memiliki hubungan dengan presiden Rusia, bermaksud menggunakannya untuk melarikan diri dari perairan Eropa untuk menghindari sanksi yang dijatuhkan pada Rusia.

Namun, pada hari Jumat, polisi Italia menaiki kapal setinggi hampir 140 meter dan memberi tahu awak kapal bahwa kapal tidak akan berlayar.

Baca juga: Amnesty: Bukti Tunjukkan Pasukan Rusia Lakukan Kejahatan Perang di Dekat Kiev

Dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat, Kementerian Ekonomi dan Keuangan Italia mengatakan Menteri Ekonomi Daniele Franco telah menandatangani perintah yang mencegah kapal itu meninggalkan pelabuhan.

Kementerian itu mengatakan penyelidikannya - yang telah berlangsung sejak Maret di tengah pernyataan bahwa kapal itu dimiliki oleh Vladimir Putin - terungkap bahwa kapal itu memiliki hubungan ekonomi dan bisnis yang signifikan dengan elemen-elemen penting dari pemerintah Rusia dan dengan pihak lain yang dikenai sanksi Uni Eropa seperti dikutip dari New Zealand Herald, Minggu (8/5/2022).

The New York Times melaporkan bahwa pejabat AS menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai salah satu "elemen penting".

Ia menambahkan pemilik superyacht adalah orang yang mengancam perdamaian dan keamanan internasional dan yang tindakannya merusak atau mengancam integritas teritorial, kedaulatan, dan kemerdekaan Ukraina.

Baca juga: Biden Umumkan Paket Senjata Baru Senilai Rp2,2 Triliun untuk Ukraina

Dalam pernyataan itu, Kementerian tidak mengungkapkan nama pemilik superyacht, karena Dewan Eropa perlu melakukannya terlebih dahulu. Namun mereka meminta Dewan Eropa menambahkan nama pemilik ke daftar sanksi mereka.

Pemerintah Italia – yang memiliki sejarah menyita aset milik oligarki Rusia yang terkena sanksi – menyita Scheherazade di bawah sanksi Uni Eropa yang dijatuhkan atas invasi Rusia ke Ukraina.

Telah dilaporkan oleh media Italia dalam beberapa pekan terakhir bahwa Scheherazade sebenarnya dimiliki oleh mantan kepala perusahaan minyak Rusia Rosneft, Eduard Khudainatov, yang saat ini tidak dikenakan sanksi apapun. Taipan minyak Rusia itu diduga terkait dengan Igor Sechin yang merupakan sahabat dekat Presiden Rusia dan saat ini dikenai sanksi.

Sebuah laporan oleh New York Times mengungkapkan kapten galangan kapal Marina di Carrara - tempat superyacht berlabuh sejak akhir 2020 - telah membantah pernyataan bahwa kapal pesiar itu dimiliki atau digunakan oleh Presiden Rusia.

Baca juga: PBB Mencapai Konsensus tentang Ukraina untuk Pertama Kali

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
Panda Bond Bakal Dinilai...
Panda Bond Bakal Dinilai Lembaga Rating China, Purbaya Tak Peduli Hasil S&P dan Moody's
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Berita Terkini
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap AS dan Iran Masih Berusaha Raih Klaim Kemenangan
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Infografis
7 Alasan Vladimir Putin...
7 Alasan Vladimir Putin Tak Bantu Iran Lawan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved