Anggota Kontingen Garuda di Kongo Gugur dalam Tugas
Jum'at, 06 Mei 2022 - 21:22 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Gempa Bumi Guncang Jepang, KBRI Tokyo: Tak Ada WNI Jadi Korban
Sedangkan partisipasi pasukan tentara Indonesia dalam misi perdamaian dunia PBB untuk DRC berlangsung sejak tahun 1960, ketika DRC masih bernama Zaire melalui misi UNOC. Sejak pertama kali Indonesia aktif, bersama anggota misi perdamaian PBB lainnya, membantu pemerintah DRC dalam upaya menjaga perdamaian dan stabilitas keamanan dalam negerinya sampai sekarang tidak pernah absen menyumbangkan anggota pasukannya.
Saat ini terdapat 1038 anggota Tentara Nasional Indonesia yang tergabung dalam MONUSCO. Selain tentara, Indonesia juga menempatkan polisi di DRC sebanyak 4 anggota Polisi yang tergabung dalam misi PBB United Nations Police (UNPOL), dengan tujuan secara umum melaksanakan tugas kepolisian PBB.
Baca juga: Perkuat Studi Indonesia di Australia, KBRI Canberra Usahakan Guru Bantu
Sedangkan partisipasi pasukan tentara Indonesia dalam misi perdamaian dunia PBB untuk DRC berlangsung sejak tahun 1960, ketika DRC masih bernama Zaire melalui misi UNOC. Sejak pertama kali Indonesia aktif, bersama anggota misi perdamaian PBB lainnya, membantu pemerintah DRC dalam upaya menjaga perdamaian dan stabilitas keamanan dalam negerinya sampai sekarang tidak pernah absen menyumbangkan anggota pasukannya.
Saat ini terdapat 1038 anggota Tentara Nasional Indonesia yang tergabung dalam MONUSCO. Selain tentara, Indonesia juga menempatkan polisi di DRC sebanyak 4 anggota Polisi yang tergabung dalam misi PBB United Nations Police (UNPOL), dengan tujuan secara umum melaksanakan tugas kepolisian PBB.
Baca juga: Perkuat Studi Indonesia di Australia, KBRI Canberra Usahakan Guru Bantu
(ian)
Lihat Juga :