Dipertanyakan Kerap Abstain Soal Perang di Ukraina, Ini Jawaban Menohok India
Jum'at, 06 Mei 2022 - 19:22 WIB
loading...
A
A
A
“(Konflik) ini memiliki dampak yang tidak proporsional pada Global Selatan dan negara-negara berkembang,” katanya.
“Izinkan saya menyimpulkan dengan menegaskan kembali bahwa tatanan global kontemporer telah dibangun di atas Piagam PBB, hukum internasional dan penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara-negara,” tutup Tirumurti.
New Delhi secara teratur abstain dalam pemungutan suara pada rancangan resolusi dan suara prosedural di Majelis Umum PBB dan Dewan Keamanan sejak Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer khusus untuk "demiliterisasi dan de-Nazifikasi" Ukraina pada 24 Februari.
Baca juga: Pentagon kepada India: Jangan Bergantung pada Rusia untuk Kebutuhan Militer!
Sikap India di PBB telah sejalan dengan sikap netral yang diambilnya dalam masalah Ukraina, yang membuat kecewa mitranya dari Amerika dan Eropa, yang secara konsisten mencoba menarik New Delhi ke kubu Barat yang anti-Rusia.
Pada 7 April, New Delhi abstain dari pemungutan suara pada resolusi yang menyerukan untuk menangguhkan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC) setelah munculnya rekaman mayat-mayat di Bucha, pinggiran kota Kiev.
Sementara negara-negara Barat menyalahkan Rusia atas "pembantaian" itu, Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa insiden itu "direkayasa" oleh otoritas Kiev.
Resolusi itu akhirnya disahkan di Majelis Umum PBB, yang mengarah pada pembekuan Moskow dari UNHRC meski akhirnya Rusia memilih untuk keluar.
“Izinkan saya menyimpulkan dengan menegaskan kembali bahwa tatanan global kontemporer telah dibangun di atas Piagam PBB, hukum internasional dan penghormatan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial negara-negara,” tutup Tirumurti.
New Delhi secara teratur abstain dalam pemungutan suara pada rancangan resolusi dan suara prosedural di Majelis Umum PBB dan Dewan Keamanan sejak Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer khusus untuk "demiliterisasi dan de-Nazifikasi" Ukraina pada 24 Februari.
Baca juga: Pentagon kepada India: Jangan Bergantung pada Rusia untuk Kebutuhan Militer!
Sikap India di PBB telah sejalan dengan sikap netral yang diambilnya dalam masalah Ukraina, yang membuat kecewa mitranya dari Amerika dan Eropa, yang secara konsisten mencoba menarik New Delhi ke kubu Barat yang anti-Rusia.
Pada 7 April, New Delhi abstain dari pemungutan suara pada resolusi yang menyerukan untuk menangguhkan Rusia dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC) setelah munculnya rekaman mayat-mayat di Bucha, pinggiran kota Kiev.
Sementara negara-negara Barat menyalahkan Rusia atas "pembantaian" itu, Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa insiden itu "direkayasa" oleh otoritas Kiev.
Resolusi itu akhirnya disahkan di Majelis Umum PBB, yang mengarah pada pembekuan Moskow dari UNHRC meski akhirnya Rusia memilih untuk keluar.
Lihat Juga :