Dua Eks Polisi Tersangka Pembunuh George Floyd Dibebaskan

Sabtu, 20 Juni 2020 - 20:03 WIB
loading...
Dua Eks Polisi Tersangka...
Mantan polisi yang menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan George Floyd, Alexander Kueng (Kiri) dan Thomas Lane, dibebaskan dengan jaminan. Foto/VOA
A A A
WASHINGTON - Dua mantan polisi Minneapolis yang terlibat dalam kematian George Floyd dilaporkan telah dibebaskan dari penjara distrik Hennepin. Keduanya bebas setelah memberikan jaminan.

Eks polisi Alexander Kueng dibebaskan dari penjara pada Jumat malam dengan jaminan USD750 ribu dan pembebasan bersyarat. Sedangkan Thomas Lane adalah mantan anggota polisi Minneapolis yang pertama dibebaskan pada awal Juni. Jaminan yang dibebankan kepadanya adalah USD1 juta, seperti dilansir dari Sputnik, Sabtu (20/6/2020).

Kueng, Lane, dan mantan polisi lainnya Tou Thao dituduh membantu dan bersekongkol dengan pembunuhan tingkat dua terhadap George Floyd.

Sementara seorang anggota polisi lainnya Derek Chauvin menghadapi dakwaan pembunuhan tingkat dua, pembunuhan tingkat tiga dan pembunuhan tingkat dua. (Baca: Tiga Polisi Minneapolis Didakwa Atas Kematian George Floyd )

Kematian Floyd saat ditangkap polisi di negara bagian Minnesota, Amerika Serikat (AS) pada 25 Mei memicu aksi protes massa terhadap rasisme dan kebrutalan polisi di seluruh Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Floyd meninggal setelah Derek Chauvin, menjepitnya di tanah dengan lututnya selama lebih dari delapan menit. (Baca: Viral, Video Pria Kulit Hitam Meninggal Dicekik Polisi AS )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
China Geram Dituduh...
China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump
Rekomendasi
PWI Laporkan Hotman...
PWI Laporkan Hotman Paris ke Polisi, Sahroni Yakin Diusut secara Transparan
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Berita Terkini
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Infografis
Agung Gumilar Saputra,...
Agung Gumilar Saputra, Eks Kopassus yang Jadi Asisten Khusus Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved