Strategi Baru AS Berusaha Persenjatai Jepang untuk Lawan China
Rabu, 04 Mei 2022 - 17:01 WIB
loading...
Rudal jarak menengah ditembakkan oleh militer Amerika Serikat. Foto/US Navy/Global Look Press
A
A
A
WASHINGTON - Tak satu pun dari sekutu Amerika Serikat (AS) di Pasifik saat ini bersedia menampung rudal jarak menengah.
Laporan baru itu diungkapkan perusahaan RAND, think-tank yang ditugaskan mengembangkan strategi untuk Pentagon.
Sebaliknya, penulis laporan menyarankan, Washington harus mendorong Jepang mengembangkan persenjataan rudalnya sendiri untuk mengancam kapal-kapal China.
Baca juga: Zelensky Disebut Terima Konsultasi Humas dari Penasihat Netanyahu
Dalam beberapa hari setelah AS menarik diri dari Perjanjian Pasukan Nuklir Jarak Menengah (INF) pada Agustus 2019, Pentagon mengungkapkan pihaknya sedang mengerjakan rudal yang sebelumnya dilarang dan ingin menempatkannya di suatu tempat di tepi Pasifik.
Baca juga: Ukraina Berharap Bisa Lakukan Lebih Banyak Evakuasi dari Pabrik Baja Mariupol
Seperti yang ditunjukkan analis RAND Jeffrey W Hornung, itu tampaknya lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.
Laporan baru itu diungkapkan perusahaan RAND, think-tank yang ditugaskan mengembangkan strategi untuk Pentagon.
Sebaliknya, penulis laporan menyarankan, Washington harus mendorong Jepang mengembangkan persenjataan rudalnya sendiri untuk mengancam kapal-kapal China.
Baca juga: Zelensky Disebut Terima Konsultasi Humas dari Penasihat Netanyahu
Dalam beberapa hari setelah AS menarik diri dari Perjanjian Pasukan Nuklir Jarak Menengah (INF) pada Agustus 2019, Pentagon mengungkapkan pihaknya sedang mengerjakan rudal yang sebelumnya dilarang dan ingin menempatkannya di suatu tempat di tepi Pasifik.
Baca juga: Ukraina Berharap Bisa Lakukan Lebih Banyak Evakuasi dari Pabrik Baja Mariupol
Seperti yang ditunjukkan analis RAND Jeffrey W Hornung, itu tampaknya lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.
Lihat Juga :