Wanita Afghanistan Perjuangkan Hak Mengemudi di Bawah Tekanan Taliban
Rabu, 04 Mei 2022 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
Pemberontak yang berubah menjadi penguasa merebut kembali kendali negara itu pada Agustus tahun lalu, menjanjikan aturan yang lebih lunak daripada masa kekuasaan terakhir mereka antara 1996 dan 2001, yang didominasi oleh pelanggaran hak asasi manusia.
Baca: Tak Berjanggut, PNS Pria Afghanistan Tak Boleh Masuk Kantor
Tetapi mereka semakin membatasi hak-hak warga Afghanistan, khususnya anak perempuan dan perempuan yang telah dicegah untuk kembali ke sekolah menengah dan banyak pekerjaan pemerintah.
“Saya secara pribadi memberi tahu seorang (penjaga) Taliban bahwa lebih nyaman bagi saya untuk bepergian dengan mobil saya daripada duduk di samping sopir taksi,” kata Shaima Wafa saat dia berkendara ke pasar lokal untuk membeli hadiah Idul Fitri untuk keluarganya.
“Saya harus bisa membawa keluarga saya ke dokter di mobil saya tanpa menunggu saudara laki-laki atau suami saya pulang,” katanya.
Naim al-Haq Haqqani, kepala departemen informasi dan kebudayaan provinsi, mengatakan tidak ada perintah resmi yang diberikan.
Baca: Tak Berjanggut, PNS Pria Afghanistan Tak Boleh Masuk Kantor
Tetapi mereka semakin membatasi hak-hak warga Afghanistan, khususnya anak perempuan dan perempuan yang telah dicegah untuk kembali ke sekolah menengah dan banyak pekerjaan pemerintah.
“Saya secara pribadi memberi tahu seorang (penjaga) Taliban bahwa lebih nyaman bagi saya untuk bepergian dengan mobil saya daripada duduk di samping sopir taksi,” kata Shaima Wafa saat dia berkendara ke pasar lokal untuk membeli hadiah Idul Fitri untuk keluarganya.
“Saya harus bisa membawa keluarga saya ke dokter di mobil saya tanpa menunggu saudara laki-laki atau suami saya pulang,” katanya.
Naim al-Haq Haqqani, kepala departemen informasi dan kebudayaan provinsi, mengatakan tidak ada perintah resmi yang diberikan.
Lihat Juga :