Taiwan Sebut Kebijakan Lockdown China Kejam
Minggu, 01 Mei 2022 - 11:42 WIB
loading...
A
A
A
Setelah mengendalikan pandemi dengan kontrol perbatasan dan karantina yang ketat, Taiwan telah menghadapi lonjakan infeksi domestik sejak awal tahun ini, dengan sekitar 75.000 infeksi didorong oleh varian Omicron.
Tetapi dengan lebih dari 99 persen dari mereka yang memiliki gejala ringan atau tidak ada gejala, beberapa kematian sejauh ini dan tingkat vaksinasi yang tinggi, pemerintah Taiwan telah bergerak untuk melonggarkan pembatasan karena ingin menciptakan keadaan normal dan secara bertahap membuka kembali pulau berpenduduk 23 juta orang itu ke dunia luar.
Hal sebaliknya dilakukan tetangga Taiwan, China, yang telah memberlakukan penguncian ketat di Shanghai dan memperketat kontrol di ibu kota Beijing.
Baca juga: Dugaan 1 Kasus COVID-19 Picu Tes Massal dan Batalkan Ratusan Penerbangan di China
China mengklaim Taiwan yang diperintah secara demokratis sebagai wilayahnya sendiri, dan keduanya jarang melewatkan kesempatan untuk saling bertikai selama pandemi.
Tetapi dengan lebih dari 99 persen dari mereka yang memiliki gejala ringan atau tidak ada gejala, beberapa kematian sejauh ini dan tingkat vaksinasi yang tinggi, pemerintah Taiwan telah bergerak untuk melonggarkan pembatasan karena ingin menciptakan keadaan normal dan secara bertahap membuka kembali pulau berpenduduk 23 juta orang itu ke dunia luar.
Hal sebaliknya dilakukan tetangga Taiwan, China, yang telah memberlakukan penguncian ketat di Shanghai dan memperketat kontrol di ibu kota Beijing.
Baca juga: Dugaan 1 Kasus COVID-19 Picu Tes Massal dan Batalkan Ratusan Penerbangan di China
China mengklaim Taiwan yang diperintah secara demokratis sebagai wilayahnya sendiri, dan keduanya jarang melewatkan kesempatan untuk saling bertikai selama pandemi.
Lihat Juga :