Pilot Rusia yang Dibebaskan dari Penjara AS: Saya Diculik, Disiksa sampai Tak Ingin Hidup

Jum'at, 29 April 2022 - 14:06 WIB
loading...
Pilot Rusia yang Dibebaskan...
Konstantin Yaroshenko, pilot Rusia yang dibebaskan dari penjara AS melalui tukar tawanan. Foto/Twitter via Arab News
A A A
MOSKOW - Pilot Rusia , Konstantin Yaroshenko, kembali ke negaranya setelah menghabiskan sekitar 10 tahun di penjara Amerika Serikat (AS) atas tuduhan terlibat dalam skema penyelundupan narkoba.

Dia dibebaskan dengan pertukaran tawanan, yakni mantan marinir Amerika yang dipenjara di Rusia atas menyerang petugas polisi.

Yaroshenko berbicara kepada Russia Today tentang kengerian yang dia alami.

"Saya diculik oleh otoritas AS, intelijen mereka; DEA dan NSA Liberia, pada 28 Mei 2010 dari sebuah hotel dan kemudian dipindahkan ke markas NSA," kata Yaroshenko.

Baca juga: Tukar Tahanan, Rusia Bebaskan Eks Marinir AS

“Ada ruang penyiksaan di mana saya disiksa selama dua setengah hari. Itu adalah siksaan yang tidak manusiawi, fisik dan psikologis, dengan tekanan yang sangat besar," ujarnya.

"Pada titik tertentu, saya bahkan tidak ingin hidup, untuk sadar, ketika saya kehilangan kesadaran, saya tidak ingin kembali ke dunia ini,” paparnya, yang dilansir Jumat (29/4/2022).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Seperempat Laga Piala...
Seperempat Laga Piala Dunia 2026 Berisiko Tinggi
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Duduki Lebanon, Tangkapi Perempuan dan Anak-Anak
Rekomendasi
Yamaha MX King 150 Prima...
Yamaha MX King 150 Prima Pramac Livery Meluncur di PRJ 2026
Kasus Rabies Renggut...
Kasus Rabies Renggut Nyawa Pelajar, DPRD Nagakeo Minta Pemda Perkuat Pengendalian
FIFA Perketat Aturan,...
FIFA Perketat Aturan, Drama Mengulur Dihabisi
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Infografis
Jerman Khawatir Bom...
Jerman Khawatir Bom Nuklir AS Tak Bela NATO saat Perang Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved