Rusia Dilaporkan Latih Lumba-lumba untuk Jaga Pangkalan AL di Laut Hitam

Kamis, 28 April 2022 - 14:27 WIB
loading...
Rusia Dilaporkan Latih...
Foto satelit memperlihatkan kandang lumba-lumba di pintu masuk pangkalan angkatan laut Rusia di Laut Hitam. Foto/The Times of News
A A A
WASHINGTON - Sebuah laporan menyatakan gambar satelit menunjukkan Rusia menggunakan lumba-lumba terlatih untuk menjaga pangkalan Angkatan Lautnya di Laut Hitam .

Laporan US Naval Institute Amerika Serikat (AS) pada hari Rabu mengatakan bahwa Angkatan Laut Rusia menempatkan dua kandang lumba-lumba di pintu masuk ke pelabuhan Sevastopol, di lepas pantai Crimea .

Gambar satelit yang diberikan kepada Washington Examiner oleh Maxar Technologies menunjukkan kandang lumba-lumba di pintu masuk pelabuhan, yang digunakan sebagai pangkalan angkatan laut oleh pasukan Rusia. Menurut laporan itu, kandang ditempatkan di sana sekitar waktu invasi Rusia 24 Februari ke Ukraina.

"Pelabuhan Sevastopol adalah pangkalan angkatan laut Rusia yang paling signifikan di Laut Hitam, dan lumba-lumba terlatih mungkin telah ditempatkan di pintu masuk pelabuhan untuk melindungi dari sabotase bawah laut oleh pasukan operasi khusus Ukraina," menurut analisis US Naval Institute seperti dikutip dari Washington Examiner, Kamis (28/4/2022).

Baca juga: AS Bantu Ukraina Tembak Jatuh Pesawat Rusia yang Membawa Pasukan

Seorang juru bicara Maxar Technologies mengatakan kepada Washington Examiner bahwa dia setuju dengan penilaian analitik yang dibuat dalam laporan US Naval Institute.

Foto-foto satelit yang diambil pada 7 April oleh Maxar Technologies menunjukkan puncak jingga dari kandang lumba-lumba di atas air tepat di dalam dinding laut di pintu masuk ke pelabuhan yang luas.

"Lumba-lumba oleh para ahli angkatan laut secara luas dianggap sebagai pertahanan yang efektif terhadap serangan oleh tim penyelam," catatan laporan itu.

Menurut laporan tersebut sejak aneksasi Crimea oleh Rusia pada tahun 2014, program militer mamalia laut yang dikembangkan oleh Angkatan Laut Soviet selama Perang Dingin, seperti pelatihan lumba-lumba, telah diperluas.

Baca juga: Rusia Hancurkan Sejumlah Besar Senjata yang Dipasok Barat di Ukraina

Paus Beluga, anjing laut, singa laut, dan lumba-lumba hidung botol telah dilatih oleh Rusia untuk keperluan militer.

Pada 2019, seekor paus beluga yang diyakini pernah menjadi aset militer Rusia terlihat di Norwegia dengan tali kekang bertuliskan "Peralatan St. Petersburg."

Tidak diketahui apakah Ukraina telah melakukan tindakan militer bawah laut terhadap angkatan laut Rusia, tetapi pejabat Ukraina mengklaim telah menghancurkan kapal utama armada Laut Hitam Rusia dengan rudal awal bulan ini.

Bagaimanapun, kapal-kapal di pangkalan angkatan laut Sevastopol akan berada di luar jangkauan rudal Ukraina yang diketahui.

Baca juga: Putin Bersumpah Respons Cepat Jika Ada yang Intervensi di Ukraina

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Berita Terkini
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved