TV Pemerintah Rusia: Lenyapkan Saja Inggris dengan Rudal Nuklir Sarmat!
Kamis, 28 April 2022 - 08:17 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Putin, pada hari yang sama, meningkatkan ancaman serangan nuklir terhadap negara-negara NATO yang dia anggap ikut campur dalam perang Rusia di Ukraina. Ancaman mengerikan ini bisa menjadi isyarat akan pecahnya Perang Dunia III .
Dalam pidatonya kepada para politisi Parlemen Rusia, Putin mengatakan respons Moskow akan secepat kilat jika ada negara yang campur tangan dalam apa yang disebutnya “operasi khusus” Rusia di Ukraina.
“Kami memiliki semua alat untuk ini, yang tidak dapat dibanggakan oleh orang lain,” katanya, mengacu ICBM RS-28 Sarmat yang masing-masing dapat membawa hulu 15 ledak nuklir.
“Kami tidak akan membual tentang itu, kami akan menggunakannya, jika diperlukan. Dan saya ingin semua orang tahu itu," ujarnya. "Semua keputusan tentang masalah ini telah diambil."
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, memperjelas target potensial Moskow.
"Apakah kita memahami dengan benar bahwa demi mengganggu logistik pasokan militer, Rusia dapat menyerang sasaran militer di wilayah negara-negara NATO yang memasok senjata ke rezim Kiev?" katanya.
"Bagaimanapun, ini secara langsung menyebabkan kematian dan pertumpahan darah di wilayah Ukraina. Sejauh yang saya mengerti, Inggris adalah salah satu negara itu," ujarnya, seperti dikutip dari The Mirror, Kamis (28/4/2022).
Dalam pidatonya kepada para politisi Parlemen Rusia, Putin mengatakan respons Moskow akan secepat kilat jika ada negara yang campur tangan dalam apa yang disebutnya “operasi khusus” Rusia di Ukraina.
“Kami memiliki semua alat untuk ini, yang tidak dapat dibanggakan oleh orang lain,” katanya, mengacu ICBM RS-28 Sarmat yang masing-masing dapat membawa hulu 15 ledak nuklir.
“Kami tidak akan membual tentang itu, kami akan menggunakannya, jika diperlukan. Dan saya ingin semua orang tahu itu," ujarnya. "Semua keputusan tentang masalah ini telah diambil."
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, memperjelas target potensial Moskow.
"Apakah kita memahami dengan benar bahwa demi mengganggu logistik pasokan militer, Rusia dapat menyerang sasaran militer di wilayah negara-negara NATO yang memasok senjata ke rezim Kiev?" katanya.
"Bagaimanapun, ini secara langsung menyebabkan kematian dan pertumpahan darah di wilayah Ukraina. Sejauh yang saya mengerti, Inggris adalah salah satu negara itu," ujarnya, seperti dikutip dari The Mirror, Kamis (28/4/2022).
(min)
Lihat Juga :