Gawat! Prajurit Perempuan AS Dipaksa Komandan Lepas Jilbab
Rabu, 27 April 2022 - 21:12 WIB
loading...
A
A
A
Montoya beralibi tindakannya sesuai prosedur. Dia mengklaim rambut Valdovinos tak sesuai standar US Army ketika mengenakan jilbab. Valdovinos terpaksa menuruti perintah itu untuk menghindari konsekuensi "melawan perintah atasan".
Namun diskriminasi itu tak dapat diterima. Dia lantas membuat pengajuan ke Military Equal Opportunity (MEO). Namun apa yang terjadi. Dia justru mendapatkan sanksi. Pangkat Valdovinos diturunkan menjadi spesialis (Spc) atau setara kopral tanpa alasan detail.
Pendiri dan Presiden Yayasan Kebebasan Beragama Militer (MRFF) yang membantu Cecilia Valdovinos dalam kasusnya, Mikey Weinstein, menyindir Montoya punya penglihatan tembus pandang karena bisa melihat rambut seseorang di balik jilbab.
Baca juga: 4 Negara yang Melarang Jilbab, dari Turki hingga India
Bahkan, kata dia, jika Montoya memiliki mata X-Ray, rambut Valdovinos tetap rapi di balik jilbab. Apalagi, dia juga sudah mendapat persetujuan dari atasannya atas penggunaan busana muslim itu.
Sementara itu dalam penyelidikan, ajudan batalyon yang menemani Montoya untuk inspeksi (saksi kejadian) mengklaim sang komandan tidak pernah bertindak kasar. Montoya hanya menepuk bahu Valdovinos sebelum membawanya keluar kapel.
Namun diskriminasi itu tak dapat diterima. Dia lantas membuat pengajuan ke Military Equal Opportunity (MEO). Namun apa yang terjadi. Dia justru mendapatkan sanksi. Pangkat Valdovinos diturunkan menjadi spesialis (Spc) atau setara kopral tanpa alasan detail.
Pendiri dan Presiden Yayasan Kebebasan Beragama Militer (MRFF) yang membantu Cecilia Valdovinos dalam kasusnya, Mikey Weinstein, menyindir Montoya punya penglihatan tembus pandang karena bisa melihat rambut seseorang di balik jilbab.
Baca juga: 4 Negara yang Melarang Jilbab, dari Turki hingga India
Bahkan, kata dia, jika Montoya memiliki mata X-Ray, rambut Valdovinos tetap rapi di balik jilbab. Apalagi, dia juga sudah mendapat persetujuan dari atasannya atas penggunaan busana muslim itu.
Sementara itu dalam penyelidikan, ajudan batalyon yang menemani Montoya untuk inspeksi (saksi kejadian) mengklaim sang komandan tidak pernah bertindak kasar. Montoya hanya menepuk bahu Valdovinos sebelum membawanya keluar kapel.
Lihat Juga :