Diremehkan Gabung Uni Eropa, Ukraina Marah pada Austria

Senin, 25 April 2022 - 11:26 WIB
loading...
A A A
Baca juga: Militer Ukraina: Tentara Rusia Coba Serbu Pabrik Baja Azovstal

Dia menambahkan bahwa Schallenberg mengabaikan pandangan positif sebagian besar populasi anggota pendiri Uni Eropa terhadap keanggotaan Ukraina.

Mengacu pada pernyataan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmitry Kuleba, Nikolenko mengatakan bahwa Ukraina telah membayar “harga yang terlalu tinggi” untuk kesalahan negara-negara Eropa.

“Persepsi bias mereka tentang realitas telah melemahkan Eropa secara politik dan ekonomi, memungkinkan Rusia untuk merusak stabilitas UE dan mewujudkan agresi hibrida terhadap negara-negara Eropa,” kata Nikolenko.

Nikolenko menyimpulkan pernyataannya dengan menekankan bahwa karena Ukraina telah menjadi pos terdepan untuk perlindungan keamanan UE, ia memiliki banyak alasan untuk menuntut pengakuan objektif atas kelebihan dan peran strategisnya bagi UE.

Selama kunjungan baru-baru ini ke Kiev, Presiden Dewan Eropa Charles Michel mengatakan bahwa biasanya dibutuhkan sekitar delapan bulan bagi Komisi Eropa untuk menerbitkan pendapat tentang tawaran keanggotaan, tetapi dalam kasus Ukraina itu harus sudah siap pada akhir Juni.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Houthi Umumkan Blokade...
Houthi Umumkan Blokade Laut Terhadap Arab Saudi
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Momen Keakraban Cak...
Momen Keakraban Cak Imin, Dasco, dan Angela Tanoesoedibjo di Harlah ke-28 PKB
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved