China Bantah Tahan Tentara India
Jum'at, 19 Juni 2020 - 17:14 WIB
loading...
China bantah menahan tentara India. Foto/Kolase/Sindonews
A
A
A
BEIJING - China membantah telah menahan tentara India dalam bentrokan fatal militer kedua negara pada awal pekan ini. Pernyataan ini dikeluarkan sebagai tanggapan atas laporan media yang menyatakan 10 tentara India telah dibebaskan oleh Beijing.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan bahwa China tidak menangkap personil India.
Dalam pernyataan yang membantah bahwa pasukan India ditahan, Zhao, juru bicara China, mengatakan: "Benar dan salah sangat jelas dan tanggung jawab sepenuhnya berada di pihak India".
Ia mengatakan bahwa kedua belah pihak dalam komunikasi melalui saluran diplomatik dan militer.
"Kami berharap India dapat bekerja sama dengan China untuk mempertahankan pengembangan jangka panjang hubungan bilateral," tambahnya seperti dikutip dari BBC, Jumat (19/6/2020).
Sebelumnya dilaporkan militer China membebaskan 10 personel tentara India setelah ditawan tiga hari. Para tentara itu semula dilaporkan hilang setelah bentrok mematikan kedua pasukan militer di Lembah Galwan, Ladakh, Senin lalu.
Pemerintah India belum membuat pernyataan resmi mengenai 10 tentara yang ditawan. Namun, sumber pemerintah New Delhi mengungkap bahwa para prajurit, termasuk empat perwira, tersebut telah dibebaskan oleh militer Beijing.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan bahwa China tidak menangkap personil India.
Dalam pernyataan yang membantah bahwa pasukan India ditahan, Zhao, juru bicara China, mengatakan: "Benar dan salah sangat jelas dan tanggung jawab sepenuhnya berada di pihak India".
Ia mengatakan bahwa kedua belah pihak dalam komunikasi melalui saluran diplomatik dan militer.
"Kami berharap India dapat bekerja sama dengan China untuk mempertahankan pengembangan jangka panjang hubungan bilateral," tambahnya seperti dikutip dari BBC, Jumat (19/6/2020).
Sebelumnya dilaporkan militer China membebaskan 10 personel tentara India setelah ditawan tiga hari. Para tentara itu semula dilaporkan hilang setelah bentrok mematikan kedua pasukan militer di Lembah Galwan, Ladakh, Senin lalu.
Pemerintah India belum membuat pernyataan resmi mengenai 10 tentara yang ditawan. Namun, sumber pemerintah New Delhi mengungkap bahwa para prajurit, termasuk empat perwira, tersebut telah dibebaskan oleh militer Beijing.
Lihat Juga :