Demi Berhubungan Seks dengan Klien, Ibu Ini Usir Putra Kecilnya dari Kamar hingga Tewas
Sabtu, 23 April 2022 - 09:53 WIB
loading...
Laura Heath (kiri), Ibu pecandu narkoba, dinyatakan bersalah atas kematian putranya yang dia usir dari kamar tidur demi membuatnya leluasa berhubungan seks dengan klien. Foto/SWNS
A
A
A
BIRMINGHAM - Seorang Ibu mengusir putranya yang berusia tujuh tahun dari tempat tidurnya sehingga dia bisa berhubungan seks dengan klien. Anak kecil yang menderita asma itu meninggal setelah berbulan-bulan dipaksa tidur di sofa.
Laura Heath (40), asal Birmingham, Inggris, telah kecanduan narkoba. Dia kemudian menjadi pekerja seks, di mana uang dari pekerjaan itu digunakan untuk memuaskan kecanduannya akan heroin dan kokain.
Sebaliknya, dia mengabaikan kondisi kesehatan putra kecilnya yang bernama Hakeem Hussain.
Heath telah ditangkap polisi tak lama setelah korban meninggal pada 2017 dan diadili. Dia dituduh melakukan pembunuhan pada putranya karena mengabaikan kondisi kesehatan korban.
Dia meninggalkan putranya untuk meninggal sendirian di taman karena serangan asma dan bahkan menggunakan inhaler milik korban untuk mengisap narkoba.
Dalam sidang di Coventry Crown Court, Jumat (22/4/2022), Heath dinyatakan bersalah atas kelalaian yang menyebabkan korban meninggal. Pengabaiannya dikategorikan sebagai pembunuhan.
Baca juga: Produsen Mainan Seks Ini Cari Penguji, Bakal Dipasok Dildo Selama Setahun
"Di Long Acre tidak ada tempat tidur untuk Hakeem. Tempat tidurnya diletakkan di atas pekerjaan seks, mengapa? Untuk mengumpulkan uang, untuk apa? Kecanduan narkobanya," kata Jaksa Jonas Hankin QC.
"Contoh lain di mana prioritasnya berada. Dia mengabdikan hidupnya bukan untuk anaknya tetapi untuk mencari, mendanai, dan menggunakan narkoba."
Dia sebelumnya telah mengakui empat tuduhan kekejaman terhadap anak.
Foto memuakkan muncul dari rumah keluarga yang sempit, dengan sampah menumpuk di kamar kotor yang berbau.
Laura Heath (40), asal Birmingham, Inggris, telah kecanduan narkoba. Dia kemudian menjadi pekerja seks, di mana uang dari pekerjaan itu digunakan untuk memuaskan kecanduannya akan heroin dan kokain.
Sebaliknya, dia mengabaikan kondisi kesehatan putra kecilnya yang bernama Hakeem Hussain.
Heath telah ditangkap polisi tak lama setelah korban meninggal pada 2017 dan diadili. Dia dituduh melakukan pembunuhan pada putranya karena mengabaikan kondisi kesehatan korban.
Dia meninggalkan putranya untuk meninggal sendirian di taman karena serangan asma dan bahkan menggunakan inhaler milik korban untuk mengisap narkoba.
Dalam sidang di Coventry Crown Court, Jumat (22/4/2022), Heath dinyatakan bersalah atas kelalaian yang menyebabkan korban meninggal. Pengabaiannya dikategorikan sebagai pembunuhan.
Baca juga: Produsen Mainan Seks Ini Cari Penguji, Bakal Dipasok Dildo Selama Setahun
"Di Long Acre tidak ada tempat tidur untuk Hakeem. Tempat tidurnya diletakkan di atas pekerjaan seks, mengapa? Untuk mengumpulkan uang, untuk apa? Kecanduan narkobanya," kata Jaksa Jonas Hankin QC.
"Contoh lain di mana prioritasnya berada. Dia mengabdikan hidupnya bukan untuk anaknya tetapi untuk mencari, mendanai, dan menggunakan narkoba."
Dia sebelumnya telah mengakui empat tuduhan kekejaman terhadap anak.
Foto memuakkan muncul dari rumah keluarga yang sempit, dengan sampah menumpuk di kamar kotor yang berbau.
Lihat Juga :