Rusia Blakblakan Ingin Kuasai Ukraina Selatan, Kiev: Ini Imperialisme!

Sabtu, 23 April 2022 - 06:42 WIB
loading...
A A A
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menolak berkomentar ketika ditanya apakah Rusia telah memperluas tujuan operasinya dan bagaimana Moskow melihat masa depan politik Ukraina selatan.

Seorang pejabat senior Uni Eropa mengatakan bahwa beberapa minggu ke depan kemungkinan akan menentukan.

“Ini bukan dongeng dengan akhir bahagia yang akan segera terjadi. Saya pikir kita mungkin akan melihat peningkatan yang sangat signifikan dalam intensitas serangan militer Rusia di timur, saya pikir kita mungkin akan melihat intensifikasi serangan militer Rusia di sepanjang pantai," kata pejabat tersebut yang berbicara kepada wartawan dengan syarat anonim.

Staf Umum Ukraina mengatakan bahwa pasukan Rusia telah meningkatkan serangan di seluruh garis depan di timur dan mencoba untuk melancarkan serangan di wilayah Kharkiv, di utara target utama Rusia; Donbass.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan bahwa pasukannya telah merebut gudang senjata besar di wilayah Kharkiv. Ia juga melaporkan mengenai lusinan target di wilayah Donetsk dan Kharkiv pada hari Jumat.

Di kota Kharkiv, tembakan meriam Rusia menghantam pasar utama Barabashovo. Layanan ambulans mengatakan ada korban, tetapi belum ada rincian yang tersedia. Sebuah aula pernikahan dan sebuah bangunan tempat tinggal juga dihantam.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat Jalina Porter menolak berkomentar secara khusus atas pernyataan pejabat militer Rusia soal rencana Moskow. Namun, dia mengatakan bahwa Washington dengan tegas mendukung kedaulatan Moldova dan "bermata jernih" tentang apa yang terjadi di lapangan.

"Tidak ada yang boleh tertipu oleh pengumuman Kremlin," kata Porter.

Di Jenewa, kantor hak asasi manusia (HAM) PBB mengatakan bahwa ada semakin banyak bukti kejahatan perang Rusia di Ukraina, termasuk penembakan tanpa pandang bulu dan eksekusi singkat. Disebutkan bahwa Ukraina juga tampaknya telah menggunakan senjata dengan efek sembarangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Desain Elegan Minimalis...
Desain Elegan Minimalis ASUS ROG Zephyrus G16 GU606 Nyaman untuk Kerja dan Gaming
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
Berita Terkini
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Thailand Berduka, Putri...
Thailand Berduka, Putri Raja Vajiralongkorn Meninggal setelah Koma Hampir 4 Tahun
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved