Wanita Ini Ahli Saraf, Namun Alih Profesi Jadi Penari Telanjang Berpenghasilan Rp3,5 Miliar
Jum'at, 22 April 2022 - 15:36 WIB
loading...
A
A
A
Valentine, yang didiagnosis dengan sindrom Ehlers-Danlos (penyakit yang melemahkan jaringan ikat tubuh) saat berusia 15 tahun harus menjalani terapi fisik.
Setelah terapi fisik, dia termotivasi untuk mengikuti jalan orang tuanya dengan mempelajari ilmu saraf—tetapi itu berubah ketika dia bergabung dengan gym universitas dan mendaftar untuk pelajaran pole dancing mingguan.
“Saya tidak menyesal. Saya sangat menyukainya,” ujarnya.
“Seorang teman saya juga menyarankan agar saya juga mencoba stripping dan saya tidak pernah melihat ke belakang sejak itu,” paparnya.
"Sekarang, apa yang saya lakukan adalah berjalan-jalan dan menggeliat-geliatkan pantat saya—dan itu membantu saya mendapatkan ratusan pound semalam."
Wanita 21 tahun ini pertama kali mulai bekerja di kelab tari telanjang mulai Januari 2020 hanya beberapa bulan sebelum pandemi COVID-19 melanda.
Setelah terapi fisik, dia termotivasi untuk mengikuti jalan orang tuanya dengan mempelajari ilmu saraf—tetapi itu berubah ketika dia bergabung dengan gym universitas dan mendaftar untuk pelajaran pole dancing mingguan.
“Saya tidak menyesal. Saya sangat menyukainya,” ujarnya.
“Seorang teman saya juga menyarankan agar saya juga mencoba stripping dan saya tidak pernah melihat ke belakang sejak itu,” paparnya.
"Sekarang, apa yang saya lakukan adalah berjalan-jalan dan menggeliat-geliatkan pantat saya—dan itu membantu saya mendapatkan ratusan pound semalam."
Wanita 21 tahun ini pertama kali mulai bekerja di kelab tari telanjang mulai Januari 2020 hanya beberapa bulan sebelum pandemi COVID-19 melanda.
Lihat Juga :