Terungkap! Mohammed bin Salman Omeli Penasihat Biden Gara-gara Ini
Kamis, 21 April 2022 - 12:12 WIB
loading...
A
A
A
Orang-orang yang mengetahui kejadian itu telah berbicara kepada WSJ. "Mohammed bin Salman menambahkan bahwa AS bisa melupakan permintaannya untuk meningkatkan produksi minyak," kata para sumber tersebut, menggambarkan kesalnya Pangeran MBS.
Khashoggi dibunuh secara brutal oleh para agen nakal Arab Saudi di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2018.
AS, yang saat itu dipimpin Presiden Donald Trump tidak menyalahkan MBS atas pembunuhan Khashoggi. Hubungan kedua negara justru hangat, di mana Riyadh membeli banyak senjata dari Washington.
Namun, sikap AS mulai berubah sejak Biden menggantikan Trump. Pemerintah Biden mengambil sikap yang lebih keras terhadap catatan hak asasi manusia (HAM) Kerajaan Arab Saudi dan perang Yaman di mana koalisi yang dipimpin Saudi telah terlibat sejak Maret 2015.
Baca juga: Pesta Musik Spektakuler Arab Saudi Pikat 732.000 Penonton: Kami Haus Hiburan dan Tawa
Mohammed bin Salman mengisyaratkan rusaknya hubungan Riyadh dengan Washington bulan lalu dalam sebuah wawancara dengan The Atlantic.
Dia memperingatkan AS untuk tidak ikut campur dalam urusan internal monarki absolut. Ketika ditanya apakah Biden salah memahami hal-hal tentang dia, dia berkata: "Sederhananya, saya tidak peduli. [Terserah Biden] untuk memikirkan kepentingan Amerika."
Khashoggi dibunuh secara brutal oleh para agen nakal Arab Saudi di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2018.
AS, yang saat itu dipimpin Presiden Donald Trump tidak menyalahkan MBS atas pembunuhan Khashoggi. Hubungan kedua negara justru hangat, di mana Riyadh membeli banyak senjata dari Washington.
Namun, sikap AS mulai berubah sejak Biden menggantikan Trump. Pemerintah Biden mengambil sikap yang lebih keras terhadap catatan hak asasi manusia (HAM) Kerajaan Arab Saudi dan perang Yaman di mana koalisi yang dipimpin Saudi telah terlibat sejak Maret 2015.
Baca juga: Pesta Musik Spektakuler Arab Saudi Pikat 732.000 Penonton: Kami Haus Hiburan dan Tawa
Mohammed bin Salman mengisyaratkan rusaknya hubungan Riyadh dengan Washington bulan lalu dalam sebuah wawancara dengan The Atlantic.
Dia memperingatkan AS untuk tidak ikut campur dalam urusan internal monarki absolut. Ketika ditanya apakah Biden salah memahami hal-hal tentang dia, dia berkata: "Sederhananya, saya tidak peduli. [Terserah Biden] untuk memikirkan kepentingan Amerika."
Lihat Juga :