Perusahaan Ceko Akan Perbaiki Tank Ukraina yang rusak

Rabu, 20 April 2022 - 16:11 WIB
loading...
Perusahaan Ceko Akan...
Perusahaan Ceko Akan Perbaiki Tank Ukraina yang rusak. FOTO/Reuters
A A A
PRAHA - Perusahaan pertahanan Ceko akan memperbaiki tank Ukraina dan kendaraan militer lainnya yang mengalami kerusakan dalam pertempuran atau perlu diperbaiki setelah penyimpanan jangka panjang. Hal itu diungkapkan Kementerian Pertahanan Ceko, Selasa (19/4/2022).

Republik Ceko telah menjadi salah satu negara paling aktif dalam mendukung militer Ukraina dengan sumbangan dan penjualan senjata dan amunisi, termasuk pengiriman tank era Soviet, peluncur roket ganda, howitzer, kendaraan tempur infanteri, dan senjata anti-pesawat.

Baca: Republik Ceko, Polandia, dan Bulgaria Tutup Wilayah Udara untuk Rusia

"Kesalahan kecil atau kerusakan akibat pertempuran akan diperbaiki oleh tentara Ukraina dan upaya industri pertahanan Ukraina sendiri," kata Kementerian Pertahanan Ceko, seperti dikutip dari Reuters.

"Bantuan Ceko akan memanfaatkan kapasitas perusahaan industri pertahanan Ceko untuk pekerjaan yang lebih ekstensif, termasuk perbaikan dan membawa peralatan dalam penyimpanan jangka panjang ke layanan. Kontrak pertama akan mencakup perbaikan sejumlah tank T-64 era Soviet," lanjut pernyataan tersebut.

Dikatakan pula, bahwa tank T-64 akan diperbaiki di perusahaan perdagangan dan produksi senjata swasta CZECHOSLOVAK GROUP, yang juga merupakan salah satu sumber peralatan yang dikirim ke Ukraina. Perbaikan akan dilakukan di fasilitas perusahaan Ceko di Republik Ceko dan Slovakia, kata kementerian itu.

Baca: Ukraina Terima Tank dari Ceko dalam Pengiriman Pertama
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Didemo atas Tuduhan...
Didemo atas Tuduhan Korupsi, Presiden Serbia Vucic Umumkan Akan Mundur
Rekomendasi
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Deteksi Bibit Siklon...
Deteksi Bibit Siklon Tropis 96W, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Gelombang Tinggi
Dukung Generasi Alpha...
Dukung Generasi Alpha dan Beta, S-26 Gelar Event di Surabaya dan Jakarta
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved