Elon Musk: Semua Orang Bisa Menabung Rp1,4 Miliar untuk Terbang ke Mars

Selasa, 19 April 2022 - 21:33 WIB
loading...
Elon Musk: Semua Orang...
CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk. Foto/REUTERS
A A A
NEW YORK - Elon Musk menguraikan rencananya membangun kota di Mars "dalam masa hidup kita" pada 2016. Menurut visi miliarder teknologi itu, roket pertama harus mendorong manusia ke Planet Merah pada 2029.

CEO Tesla dan SpaceX Elon Musk mengklaim perkiraan harga tiket USD100.000 (Rp1,4 miliar) untuk naik pesawat ulang-alik ke Mars bisa terjangkau bagi kebanyakan orang.

Selama wawancara dengan Chris Anderson, kepala konferensi TED, pada Senin (18/4/2022), Musk mengatakan titik harga harus ditentukan oleh factor ekonomi dan kebutuhan untuk membuat perjalanan Mars cukup terjangkau hingga memikat orang agar terbang ke Planet Merah.



“Jika biaya pindah ke Mars, dengan argumen, USD100.000, maka saya pikir hampir semua orang dapat bekerja dan menabung serta akhirnya memiliki USD100.000 dan dapat pergi ke Mars jika mereka mau. Kami ingin membuatnya tersedia bagi siapa saja yang ingin pergi,” ujar miliarder teknologi itu.



Pada 2020, Musk berharap membangun 1.000 Starships SpaceX selama sepuluh tahun ke depan untuk mengirim satu juta orang ke Mars pada 2050 untuk membangun satu kota di Planet Merah.

Dia juga menegaskan pada saat itu manusia pertama akan mendarat di Mars dalam enam tahun.

"Itu akan menjadi petualangan yang hebat dan itu akan menjadi salah satu hal paling menarik yang pernah terjadi jika Anda tidak 'tidak mati’,” ungkap dia.

Pernyataan ini didahului tweet CEO Tesla dan SpaceX bahwa dia yakin pindah ke Mars suatu hari akan menelan biaya kurang dari USD500.000, meskipun label harga itu "sangat tergantung pada volume".

“Label harga bahkan mungkin di bawah USD100.000, cukup rendah sehingga kebanyakan orang di negara maju dapat menjual rumah mereka di Bumi dan pindah ke Mars jika mereka mau,” ungkap dia.

TED adalah yayasan nirlaba swasta yang berbasis di AS. Organisasi itu terkenal dengan konferensi tahunannya yang bertujuan mempromosikan "ide-ide yang layak disebarkan" dan dihadiri para politisi dan ilmuwan terkemuka dari seluruh dunia.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia, Hanya Ada Anjing Laut dan Penguin
AS Bimbang, Ini 3 Negara...
AS Bimbang, Ini 3 Negara NATO yang Masih Menghalangi Kemenangan Rusia di Ukraina
Trump Permudah Aturan...
Trump Permudah Aturan Ekspor Senjata, Dunia Terancam Perang Besar?
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
Apa itu Reciprocal Tariffs?...
Apa itu Reciprocal Tariffs? Kebijakan Kontroversial AS yang Ditetapkan Donald Trump
Negara-Negara Arab Nyatakan...
Negara-Negara Arab Nyatakan Tolak Bantu AS Serang Iran
Korsel Siaga Tinggi...
Korsel Siaga Tinggi Jelang Putusan Pemakzulan Presiden Yoon, Tempat Wisata dan Jalan Utama Ditutup
Rekomendasi
Trump Tampar RI dengan...
Trump Tampar RI dengan Tarif Impor 32%, Sektor Industri Ini Bakal Telan Pil Pahit
Kota Kelahiran Cleopatra...
Kota Kelahiran Cleopatra Ditemukan setelah Ribuan Tahun Menghilang
Harga Mobil dan Motor...
Harga Mobil dan Motor Bakal Gila-gilaan Akibat Tarif Baru Donald Trump
Berita Terkini
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
4 jam yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
6 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
7 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
7 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
9 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
9 jam yang lalu
Infografis
Elon Musk Kembali Ambil...
Elon Musk Kembali Ambil Paksa Akun Twitter Milik Orang Lain
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved