Tawanan Inggris yang Bertempur di Mariupol Ungkap Kenyataan Mengejutkan
Sabtu, 16 April 2022 - 22:30 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Bos CIA Ungkap Ada 2 Ancaman Terbesar yang Sedang Dihadapi AS
“Situasi di Mariupol adalah bencana. Itu bisa dihindari jika Ukraina pergi tetapi mereka memilih untuk tinggal. Zelensky memiliki peran besar (dalam keputusan ini). Dia bisa saja menyuruh mereka pergi tapi mereka tetap tinggal. Saya tidak menginginkan ini, saya ingin pergi karena kami tidak membutuhkan perang,” ujar Aslin dalam video tersebut.
Apa yang dia lihat di kota itu selama pekan-pekan pertempuran sengit juga memengaruhi pandangannya tentang militer Ukraina.
“Rasanya seperti melihat kenyataan untuk pertama kalinya,” ujar Aslin, menambahkan bahwa dia menyaksikan “kurangnya kepedulian terhadap warga sipil” di pihak militer Ukraina.
“Mereka (tentara Ukraina) menjarah supermarket ketika warga sipil membutuhkan makanan untuk bertahan hidup di kota yang dikepung; mereka (militer) mengambil makanan dari supermarket. Mereka akan menghentikan warga sipil keluar untuk mengambil air. Mereka akan menghentikan warga sipil mengambil air dari supermarket yang telah dijarah; air yang mereka ambil sendiri,” papar dia.
“Mereka adalah penjahat,” tegas dia, mengacu pada tentara Ukraina, ketika ditanya tentang militer Ukraina yang diduga membunuh warga sipil di kota itu.
Pria yang mengaku sebelumnya bergabung dengan pasukan Kurdi di Suriah untuk memerangi Negara Islam (ISIS).
“Situasi di Mariupol adalah bencana. Itu bisa dihindari jika Ukraina pergi tetapi mereka memilih untuk tinggal. Zelensky memiliki peran besar (dalam keputusan ini). Dia bisa saja menyuruh mereka pergi tapi mereka tetap tinggal. Saya tidak menginginkan ini, saya ingin pergi karena kami tidak membutuhkan perang,” ujar Aslin dalam video tersebut.
Apa yang dia lihat di kota itu selama pekan-pekan pertempuran sengit juga memengaruhi pandangannya tentang militer Ukraina.
“Rasanya seperti melihat kenyataan untuk pertama kalinya,” ujar Aslin, menambahkan bahwa dia menyaksikan “kurangnya kepedulian terhadap warga sipil” di pihak militer Ukraina.
“Mereka (tentara Ukraina) menjarah supermarket ketika warga sipil membutuhkan makanan untuk bertahan hidup di kota yang dikepung; mereka (militer) mengambil makanan dari supermarket. Mereka akan menghentikan warga sipil keluar untuk mengambil air. Mereka akan menghentikan warga sipil mengambil air dari supermarket yang telah dijarah; air yang mereka ambil sendiri,” papar dia.
“Mereka adalah penjahat,” tegas dia, mengacu pada tentara Ukraina, ketika ditanya tentang militer Ukraina yang diduga membunuh warga sipil di kota itu.
Pria yang mengaku sebelumnya bergabung dengan pasukan Kurdi di Suriah untuk memerangi Negara Islam (ISIS).
Lihat Juga :