Zelensky: 3.000 Tentara Ukraina Terbunuh, 20.000 Tentara Rusia Tewas

Sabtu, 16 April 2022 - 14:30 WIB
loading...
Zelensky: 3.000 Tentara...
Presiden Volodymyr Zelensky mengeklaim sekitar 3.000 tentara Ukraina tewas dan sekitar 20.000 tentara Rusia tewas dalam 7 minggu perang. Foto/REUTERS
A A A
KIEV - Presiden Volodymyr Zelensky mengeklaim sekitar 2.500 hingga 3.000 tentara Ukraina terbunuh dalam tujuh minggu perang dengan Rusia dan sekitar 10.000 lainnya terluka.

Menurutnya, seperti dikutip Reuters, Sabtu (16/4/2022), tidak ada jumlah korban sipil.

Dia melanjutkan, sekitar 19.000 hingga 20.000 tentara Rusia telah tewas dalam perang, sekarang dalam minggu kedelapan.

Moskow mengatakan bulan lalu bahwa 1.351 tentara Rusia tewas dan 3.825 lainnya terluka.

Sejauh iniklaim kedua belah pihak tidak bisa diverifikasi secara independen.

Pertempuran sengit di Mariupol ketika Ukraina mengatakan pihaknya berusaha untuk mematahkan pengepungan Rusia di kota pelabuhan tenggara. Rumah bagi 400.000 orang sebelum invasi Rusia, Mariupol telah menjadi puing-puing. Ribuan warga sipil tewas dan puluhan ribu masih terjebak.

Baca juga: Kapal Perang Rusia Tenggelam, Bos CIA Sebut Risiko Perang Nuklir Meningkat

"Situasi di Mariupol sulit dan sulit. Pertempuran sedang terjadi sekarang. Tentara Rusia terus-menerus memanggil unit tambahan untuk menyerbu kota," kata juru bicara Kementerian Pertahanan Ukraina Oleksandr Motuzyanyk dalam sebuah pengarahan.

Dia mengatakan Rusia belum sepenuhnya merebut Mariupol.

Rusia mengatakan telah menyerang apa yang digambarkannya sebagai sebuah pabrik di pinggiran ibu kota Kiev yang membuat dan memperbaiki rudal anti-kapal, setelah tenggelamnya kapal perang Moskva di Laut Hitam pada hari Kamis.

Ukraina mengatakan salah satu misilnya telah menyebabkan Moskva tenggelam, tanda kuat perlawanannya terhadap musuh yang bersenjata lebih baik.

Sebaliknya, Moskow mengatakan kapal itu tenggelam saat ditarik ke pelabuhan ketika laut dilanda badai setelah dilanda kebakaran dan ledakan hebat pada Rabu malam. Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan lebih dari 500 pelaut dievakuasi.

Amerika Serikat yakin kapal perang Moskva terkena dua rudal Ukraina dan ada korban di pihak pelaut Rusia, meskipun jumlahnya tidak jelas. Pernyataan Amerika itu disampaikan seorang pejabat senior Washington.

Tak satu pun dari penilaian Amerika yang dapat diverifikasi secara independen.

Zelensky mengatakan situasi militer di selatan dan timur "masih sangat sulit", sambil memuji kerja angkatan bersenjatanya.

"Keberhasilan militer kami di medan perang benar-benar signifikan, signifikan secara historis. Tetapi mereka masih belum cukup untuk membersihkan tanah kami dari penjajah. Kami akan mengalahkan mereka lagi," katanya dalam pidato video larut malam, menyerukan kembali sekutu Ukraina untuk mengirim senjata yang lebih berat dan melakukan embargo atas minyak Rusia.

Zelensky telah mengimbau Presiden AS Joe Biden agar Amerika Serikat menunjuk Rusia sebagai "negara sponsor terorisme", bergabung dengan Korea Utara, Kuba, Iran dan Suriah.

Seorang juru bicara Gedung Putih menanggapi dengan mengatakan, "Kami akan terus mempertimbangkan semua opsi untuk meningkatkan tekanan pada Presiden Rusia Vladimir Putin."

Perdana Menteri Ukraina Denys Shmyhal dan pejabat tinggi keuangan dilaporkan akan menghadiri pertemuan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia di Washington minggu depan.

Ini akan menjadi kesempatan pertama bagi pejabat penting Ukraina untuk bertemu langsung dengan pejabat keuangan dari negara maju sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Nah, Trump Tiba-Tiba...
Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik
Rekomendasi
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved