Ritual Jalan Salib Umat Katolik Filipina: Tiru Derita Yesus Dicambuk hingga Berdarah-darah

Sabtu, 16 April 2022 - 01:54 WIB
loading...
Ritual Jalan Salib Umat...
Salah satu warga Katolik di Filipina menjalani ritual mencambuk diri menjelang Jumat Agung untuk menandai Paskah. Ada juga warga lainnya yang menjalani ritual Jalan Salib.Foto/REUTERS
A A A
MANILA - Umat Katolik di Filipina menjalani ritual "Jalan Salib" menjelang Jumat Agung ketika negara itu menandai Paskah. Sebagian dari mereka menirukan penderitaan Yesus dengan memanggul salib kayu sambil dicambuk hingga berdarah-darah.

Puluhan pria—dengan wajah tertutup—berjalan tanpa alas kaki saat mereka mencambuk diri dengan cambuk bambu di bawah terik matahari di dekat ibu kota Manila, sementara yang lain membawa salib kayu saat mereka dicambuk, dalam sebuah ritual yang tidak disukai oleh Gereja.

Roy Balatbat, dengan kulitnya yang masih luka akibat cambukan di depan umum pada hari Kamis, berjalan sekitar satu kilometer, menyerang dirinya sendiri dan berhenti untuk sujud di tanah yang panas.

Baca juga: Paus Fransiskus Serukan Gencatan Senjata Paskah di Ukraina

“Ini menghukum tetapi jika Anda memiliki keinginan, Anda akan menanggung rasa sakitnya,” kata Balatbat (49) mengatakan kepada AFP di kota Hagonoy, yang dilansir Jumat (15/4/2022).

“Saya telah melakukan ini selama 30 tahun sejak saya masih muda. Pengabdian saya adalah bahwa saya hanya akan berhenti ketika saya tidak bisa melakukannya lagi.”

Tontonan Berdarah

Sementara sebagian besar umat di negara berpenduduk mayoritas Katolik menghabiskan Jumat Agung di gereja atau bersama keluarga, yang lain melakukan hal ekstrem ini untuk menebus dosa atau mencari campur tangan ilahi.

Sebelum pencambukan yang mengerikan dimulai, punggung telanjang para pria itu sengaja ditusuk untuk membuat mereka berdarah.

Veteran dari tontonan berdarah menampilkan bekas cambuk sebelumnya, sementara yang lain menanggung tindakan hukuman untuk pertama kalinya.

“Saya lukai para peniten, kalau darah yang keluar tidak banyak, mereka akan minta lagi supaya dosanya diampuni,” jelas Reynaldo Tolentino (51).

"Mereka tidak akan merasakan sakit saat melakukan tobat selama mereka ikhlas melakukannya."

Peragaan Ulang

Jumat Agung juga biasanya ditandai dengan peragaan ulang penyaliban di sebuah kota di utara Manila, tetapi acara itu dibatalkan untuk tahun ketiga berturut-turut karena COVID-19.

Sekitar selusin umat Katolik secara teratur memakukan diri mereka di kayu salib sebagai penebusan dosa atas dosa-dosa mereka. Acara ini menarik ribuan wisatawan.

“Kami tidak mendorong tindakan pencideraan diri dan penyaliban,” kata Pastor Jerome Secillano, sekretaris eksekutif komite urusan publik Konferensi Waligereja Filipina.

“Penderitaan dan penyaliban Kristus sudah cukup untuk menyelamatkan umat manusia,” katanya kepada AFP, seraya menambahkan bahwa para penyembah seharusnya “mengakui dosa-dosa mereka.”

Filipina telah mencabut sebagian besar pembatasan COVID-19 setelah penurunan tajam dalam infeksi dan meningkatnya tingkat vaksinasi.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
Siapa Nasire Best? Tersangka...
Siapa Nasire Best? Tersangka Penyerangan Gedung Putih yang Mengaku sebagai Yesus Kristus
Tersangka Penembakan...
Tersangka Penembakan Dekat Gedung Putih Ditembak Mati, Meyakini Dirinya Yesus
Netanyahu Terkejut Tentara...
Netanyahu Terkejut Tentara Israel Hancurkan Patung Yesus dengan Palu Godam
Viral Foto Tentara Israel...
Viral Foto Tentara Israel Hantam Patung Yesus dengan Palu Godam, Ini Respons IDF
Trump Hapus Unggahan...
Trump Hapus Unggahan Gambar Dirinya sebagai Yesus setelah Tuai Kecaman
Demam Piala Dunia, Patung...
Demam Piala Dunia, Patung Ikonik Yesus Sang Penebus di Brasil Diselimuti Jersey Samba
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Pengadilan Kriminal...
Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte
Rekomendasi
Milo dan Kemenpora Perkuat...
Milo dan Kemenpora Perkuat Kolaborasi, Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Kemajuan Olahraga Indonesia
Jerman Ditahan Imbang...
Jerman Ditahan Imbang Paraguay 1-1, Laga Berlanjut ke Extra Time
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Berita Terkini
Korut Tuding Jepang...
Korut Tuding Jepang Berubah Jadi Negara Perang, Apa Pemicunya?
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved