Sri Lanka Bangkrut, Gagal Bayar Utang Rp732,2 Triliun, dan Politik Dinasti
Sabtu, 16 April 2022 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
Maskapai tersebut tidak mengatakan bagaimana rencananya untuk membiayai sewa, dengan neraca menunjukkan utang USD1,7 miliar dan kerugian yang dibawa ke depan sebesar USD1,56 miliar pada Maret 2020.
Itu juga terjadi pada hari yang sama lembaga pemeringkat internasional Fitch menurunkan USD175 juta obligasi yang dikeluarkan oleh maskapai dari C ke CC, menunjukkan operator itu "hampir default".
Baca juga: Sri Lanka Minta Warganya di Luar Negeri Kirim Uang Tunai ke Rumah
Fitch mengatakan peringkat baru maskapai, pada utang yang jatuh tempo pada Juni 2024, sejalan dengan pengumuman default Sri Lanka.
IMF telah berulang kali mendesak Sri Lanka untuk memprivatisasi maskapai itu, dengan mengatakan bahwa itu adalah gajah putih yang tidak mampu dibeli negara itu.
Maskapai ini mendapat untung sebelum pemerintah membatalkan perjanjian manajemen dengan Emirates of Dubai pada 2008, menyusul perselisihan pribadi dengan Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa.
Rajapaksa memecat kepala eksekutif Sri Lanka Airlines yang ditunjuk Emirates dan mengangkat saudara iparnya Nishantha Wickremasinghe sebagai kepala perusahaan.
Itu juga terjadi pada hari yang sama lembaga pemeringkat internasional Fitch menurunkan USD175 juta obligasi yang dikeluarkan oleh maskapai dari C ke CC, menunjukkan operator itu "hampir default".
Baca juga: Sri Lanka Minta Warganya di Luar Negeri Kirim Uang Tunai ke Rumah
Fitch mengatakan peringkat baru maskapai, pada utang yang jatuh tempo pada Juni 2024, sejalan dengan pengumuman default Sri Lanka.
IMF telah berulang kali mendesak Sri Lanka untuk memprivatisasi maskapai itu, dengan mengatakan bahwa itu adalah gajah putih yang tidak mampu dibeli negara itu.
Maskapai ini mendapat untung sebelum pemerintah membatalkan perjanjian manajemen dengan Emirates of Dubai pada 2008, menyusul perselisihan pribadi dengan Perdana Menteri Mahinda Rajapaksa.
Rajapaksa memecat kepala eksekutif Sri Lanka Airlines yang ditunjuk Emirates dan mengangkat saudara iparnya Nishantha Wickremasinghe sebagai kepala perusahaan.
Lihat Juga :