Spirit Airlines Tutup karena Jadi Korban Perang Iran, Ini Respons Pemerintah Trump

Minggu, 03 Mei 2026 - 10:41 WIB
loading...
Spirit Airlines Tutup...
Spririt Airlines berhenti beroperasi setelah 34 tahun karena melonjaknya harga avtur yang dipicu oleh perang AS-Israel terhadap Iran. Foto/Spirit Airlines
A A A
WASHINGTON - Spirit Airlines, maskapai penerbangan baru yang mengguncang industri dengan iklan-iklan yang kurang ajar dan tarif diskon yang sangat rendah, mengumumkan pada hari Sabtu bahwa mereka telah menghentikan operasinya setelah 34 tahun. Perusahaan itu tutup sebagai imbas melonjaknya harga avtur, yang dipicu oleh perang Amerika Serikat (AS)-Israel terhadap Iran.

Pemerintahan Presiden Donald Trump telah merespons nasib Spirit Airlines yang menjadi "korban" perang Iran. Menteri Transportasi Sean Duffy mengatakan pemerintah telah melakukan upaya signifikan untuk menemukan cara mencegah penutupan Spirit Airlines.

Baca Juga: Pakar Peringatkan AS Tak Gegabah Serang Iran dengan Rudal Hipersonik Dark Eagle, Ini 3 Alasannya

"Ada sejumlah ide yang diutarakan tentang bagaimana pemerintah dapat turun tangan dan membantu Spirit Airlines," kata Duffy dalam konferensi pers di Bandara Internasional Newark Liberty, seperti dikutip dari USA Today, Minggu (3/5/2026).

"Presiden seperti anjing yang mengejar tulang, berusaha keras mencari cara untuk menjaga Spirit tetap beroperasi," ujarnya.

Pembicaraan telah berlangsung mengenai kemungkinan dana talangan sebesar USD500 juta untuk maskapai penerbangan berbiaya rendah tersebut. Menurut Duffy, Trump khawatir tentang karyawan Spirit Airlines dan pelanggannya

"Pada akhirnya, ini adalah masalah kreditur," kata Duffy. "Mereka memiliki hak veto untuk memutuskan apakah mereka ingin melakukan kesepakatan dengan pemerintah, tetapi dari perspektif pemerintah, kami seringkali tidak memiliki setengah miliar dolar yang tersedia di rekening cadangan yang dapat kami gunakan untuk menyelamatkan maskapai penerbangan. Jadi, ada pemikiran kreatif tentang bagaimana hal itu bisa terjadi. Pada akhirnya, kesepakatan tidak dapat tercapai."

Maskapai tersebut, yang pernah mengoperasikan ratusan penerbangan harian dengan pesawat kuning cerahnya dan mempekerjakan sekitar 17.000 orang, mengatakan telah memulai penghentian operasional secara teratur.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Rekor! Polisi Australia...
Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun
Rekomendasi
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Ferdinand: Pernyataan...
Ferdinand: Pernyataan Tiyo Soal Teror Alat Penyadap Masuk Kategori Penyebaran Hoaks
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved