Israel Sukses Tes Sistem Pertahanan Laser Pencegat Drone dan Rudal

Jum'at, 15 April 2022 - 07:31 WIB
loading...
Israel Sukses Tes Sistem...
Sinar laser ditembakkan dari stasiun untuk menjatuhkan drone dan rudal. Foto/Twitter/@Israel_MOD
A A A
TEL AVIV - Sistem laser "Iron Beam" dikembangkan dan diproduksi di Israel. Senjata laser itu untuk meningkatkan sejumlah sistem pertahanan udara yang ada, terutama pencegat rudal Iron Dome yang lebih mahal.

“Dalam tes baru-baru ini, sistem pertahanan rudal laser baru Israel berhasil mencegat mortir, roket, dan rudal anti-tank,” ungkap pejabat Israel mengumumkan pada Kamis (14/4/2022).



Menurut Associated Press, terkait pengujian tersebut, Israel telah mempercepat penyebaran pencegat berbasis laser sebagai bagian dari strategi mengadopsi teknologi tersebut dan memotong biaya mahal untuk menembak jatuh proyektil yang masuk.

Baca juga: Rusia: Dua Helikopter Tempur Ukraina Serang Permukiman di Klimovo

Efisiensi sistem laser tidak diketahui, tetapi diharapkan dapat digunakan di darat, di udara, dan di laut.

Baca juga: Khamenei: Masa Depan Iran Tak Boleh Dikaitkan dengan Pembicaraan Nuklir

Selama dekade berikutnya, sistem laser akan dikerahkan di sepanjang perbatasan Israel untuk melindungi negara dari ancaman.

"Ini mungkin terdengar seperti fiksi ilmiah, tapi ini nyata," ungkap Perdana Menteri (PM) Israel Naftali Bennett seperti dikutip.

"Intersepsi Iron Beam tidak bersuara, tidak terlihat dan hanya berharga sekitar USD3,50 (masing-masing)," papar dia.

Pada gilirannya, Brigadir Jenderal Yaniv Rotem dari Direktorat Penelitian dan Pengembangan Pertahanan Kementerian Pertahanan Israel, dilaporkan mengatakan sistem laser baru adalah, "Pengubah permainan berkat sistemnya yang mudah dioperasikan dan keuntungan ekonomi yang signifikan."

"Rencana kami adalah menempatkan beberapa pemancar laser di sepanjang perbatasan Israel selama dekade berikutnya," ujar dia pada Reuters.

Kementerian Pertahanan Israel membagikan beberapa gambar yang menunjukkan sistem baru.

“Sinar laser tampak keluar dari stasiun darat, mengenai target dan menghancurkannya menjadi potongan-potongan kecil,” ungkap Kementerian Pertahanan Israel.

Setelah beroperasi, Israel bermaksud menyebarkan pencegat laser di selatan negara itu, dekat dengan tempat Hamas dan gerilyawan lainnya di Gaza bermarkas. Tes dilaporkan dilakukan di Gurun Negev bulan lalu.

Berita itu muncul selama peringatan pertama konflik 11 hari Israel dengan Gaza pada Mei 2021, di mana kelompok Hamas yang berkuasa di Gaza menembakkan lebih dari 4.000 roket ke Israel.

Sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel, yang dilaporkan mempertahankan rekor intersepsi 90% terhadap tembakan roket yang masuk, telah dipuji sebagai sukses besar.

Namun, para pejabat mengklaim penggelaran teknologi itu akan memakan biaya besar.

Bennett dilaporkan baru-baru ini mengatakan ketika seseorang di Gaza dapat menembakkan rudal ke Israel dengan beberapa ratus dolar, Iron Dome mencegatnya dengan puluhan ribu dolar.

Menurut AP, pada Februari, Bennett menyatakan Israel akan menerapkan sistem tersebut dalam waktu satu tahun.

Israel cukup dikenal karena mengembangkan atau mengerahkan sejumlah senjata yang mampu mencegat hampir semua hal mulai dari rudal jarak jauh hingga roket yang dilemparkan dari jarak beberapa kilometer. Israel juga menambahkan sistem pertahanan rudal ke tanknya.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Disentil Jadi Partai...
Disentil Jadi Partai Penyeimbang, PDIP: Golkar Urus Pemadaman Listrik Saja
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Berita Terkini
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina ke Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved