Murah Hatinya Kim Jong-un, Berikan Rumah Mewah kepada Penyiar Terkenal Korut
Kamis, 14 April 2022 - 17:21 WIB
loading...
A
A
A
“Ri Chun-hi adalah contoh yang jelas dari orang-orang seperti dia dengan kuat menyebarkan uji coba nuklir dan misilnya dan menjadi semacam penyadap baginya,” imbuhnya.
Moon, mengatakan Ri menerima perawatan tingkat anggota Kabinet di rumah, tampak sehat dan diperkirakan akan terus menangani pengumuman penting di televisi setidaknya untuk beberapa tahun ke depan.
Gaya Ri yang penuh semangat dan efusif terkadang mengundang tawa di negara lain. Pada tahun 2011, sebuah stasiun TV Taiwan meminta maaf setelah salah satu pembaca beritanya menirukan nada bicara Ri ketika dia mengumumkan kematian ayah Kim, Kim Jong-il.
Sejak mewarisi kekuasaan setelah kematian ayahnya, Kim Jong-un (38) telah memerintah Korut dengan otoritas mutlak. Tetapi dia menghadapi salah satu momen terberat dalam pemerintahannya setelah pandemi virus Corona mengejutkan ekonomi yang sudah dalam kondisi buruk akibat salah urus dan sanksi yang dipimpin Amerika Serikat (AS).
Analis mengatakan uji coba rudal baru-baru ini dimaksudkan untuk memajukan senjatanya dan menekan AS serta pesaingnya yang lain untuk mendapatkan konsesi diplomatik.
Baca juga: Tuding Rusia Lakukan Kejahatan Perang,Korut Sebut Biden Pikun
Moon, mengatakan Ri menerima perawatan tingkat anggota Kabinet di rumah, tampak sehat dan diperkirakan akan terus menangani pengumuman penting di televisi setidaknya untuk beberapa tahun ke depan.
Gaya Ri yang penuh semangat dan efusif terkadang mengundang tawa di negara lain. Pada tahun 2011, sebuah stasiun TV Taiwan meminta maaf setelah salah satu pembaca beritanya menirukan nada bicara Ri ketika dia mengumumkan kematian ayah Kim, Kim Jong-il.
Sejak mewarisi kekuasaan setelah kematian ayahnya, Kim Jong-un (38) telah memerintah Korut dengan otoritas mutlak. Tetapi dia menghadapi salah satu momen terberat dalam pemerintahannya setelah pandemi virus Corona mengejutkan ekonomi yang sudah dalam kondisi buruk akibat salah urus dan sanksi yang dipimpin Amerika Serikat (AS).
Analis mengatakan uji coba rudal baru-baru ini dimaksudkan untuk memajukan senjatanya dan menekan AS serta pesaingnya yang lain untuk mendapatkan konsesi diplomatik.
Baca juga: Tuding Rusia Lakukan Kejahatan Perang,Korut Sebut Biden Pikun
(ian)
Lihat Juga :