Tuding Rusia Lakukan Kejahatan Perang, Korut Sebut Biden Pikun
Minggu, 10 April 2022 - 11:24 WIB
loading...
Tuding Rusia lakukan kejahatan perang, Korut sebut Joe Biden pikun. Foto/Deadline
A
A
A
SEOUL - Media pemerintah Korea Utara (Korut) mengeluarkan kecaman pedas terhadap Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden . Korut mencela Biden dengan menyebutnya pikun dan mengalami masalah dalam kemampuan intelektualnya.
Dalam artikelnya, KCNA mengatakan sanksi AS terhadap Rusia akan menjadi bumerang dengan Washington akan menjadi pecundang terakhir di panggung dunia.
"Dengan menuduh Rusia melakukan kejahatan perang di Ukraina, AS berusaha mencemarkan nama baik Rusia dan mencapai keruntuhan rezimnya," bunyi artikel tersebut.
"Ini mengingatkan salah satu dari pihak yang bersalah yang mengajukan gugatan terlebih dahulu," sambung artikel itu, sebelum menuduh AS melakukan pembunuhan tanpa ampun terhadap jutaan warga sipil tak berdosa di Afghanistan, Irak, dan Yugoslavia seperti dilansir dari Russia Today, Minggu (10/4/2022).
Baru-baru ini, Kiev dan pendukung Baratnya telah melontarkan tuduhan 'kejahatan perang' terhadap Rusia, ketika mereka menuduh pasukan Moskow telah membunuh sejumlah warga sipil di kota Bucha.
Moskow dengan keras membantah tuduhan itu, mengklaim bahwa bukti itu dimanipulasi oleh Ukraina sebagai bagian dari kampanye propaganda. Kremlin telah meminta penyelidikan PBB atas insiden tersebut.
Dalam artikelnya, KCNA mengatakan sanksi AS terhadap Rusia akan menjadi bumerang dengan Washington akan menjadi pecundang terakhir di panggung dunia.
"Dengan menuduh Rusia melakukan kejahatan perang di Ukraina, AS berusaha mencemarkan nama baik Rusia dan mencapai keruntuhan rezimnya," bunyi artikel tersebut.
"Ini mengingatkan salah satu dari pihak yang bersalah yang mengajukan gugatan terlebih dahulu," sambung artikel itu, sebelum menuduh AS melakukan pembunuhan tanpa ampun terhadap jutaan warga sipil tak berdosa di Afghanistan, Irak, dan Yugoslavia seperti dilansir dari Russia Today, Minggu (10/4/2022).
Baru-baru ini, Kiev dan pendukung Baratnya telah melontarkan tuduhan 'kejahatan perang' terhadap Rusia, ketika mereka menuduh pasukan Moskow telah membunuh sejumlah warga sipil di kota Bucha.
Moskow dengan keras membantah tuduhan itu, mengklaim bahwa bukti itu dimanipulasi oleh Ukraina sebagai bagian dari kampanye propaganda. Kremlin telah meminta penyelidikan PBB atas insiden tersebut.
Lihat Juga :