Situasi Terlalu Berbahaya, Ukraina Hentikan Evakuasi Semua Koridor Kemanusiaan
Kamis, 14 April 2022 - 00:30 WIB
loading...
Situasi Terlalu Berbahaya, Ukraina Hentikan Evakuasi Semua Koridor Kemanusiaan. FOTO/Reuters
A
A
A
KIEV - Ukraina mengatakan pada hari Rabu bahwa pihaknya menghentikan semua koridor kemanusiaan yang memungkinkan evakuasi warga sipil dari daerah yang dilanda perang di negara itu. Ukraina juga menuduh pasukan Rusia melanggar perjanjian untuk mengizinkan warga sipil melarikan diri.
“Sayangnya, kami tidak membukanya hari ini. Situasi di sepanjang rute terlalu berbahaya dan kami terpaksa menahan diri untuk tidak membuka koridor kemanusiaan hari ini,” kata Wakil Perdana Menteri Iryna Vereshchuk dalam sebuah pernyataan di media sosial, seperti dikutip dari AFP.
Baca: Rusia Sebut 1.026 Marinir Ukraina Menyerah di Mariupol
Dia mengatakan bahwa di sekitar Zaporizhzhia selatan, pasukan Rusia memblokir bus yang digunakan untuk evakuasi dan bahwa di wilayah Lugansk timur, tentara Moskow melanggar kesepakatan untuk menghentikan penembakan di saat orang-orang melarikan diri.
“Para penjajah tidak hanya mengabaikan norma-norma hukum humaniter internasional, tetapi juga tidak dapat mengendalikan orang-orang mereka dengan baik di lapangan,” kata Vereshchuk di Telegram.
“Sayangnya, kami tidak membukanya hari ini. Situasi di sepanjang rute terlalu berbahaya dan kami terpaksa menahan diri untuk tidak membuka koridor kemanusiaan hari ini,” kata Wakil Perdana Menteri Iryna Vereshchuk dalam sebuah pernyataan di media sosial, seperti dikutip dari AFP.
Baca: Rusia Sebut 1.026 Marinir Ukraina Menyerah di Mariupol
Dia mengatakan bahwa di sekitar Zaporizhzhia selatan, pasukan Rusia memblokir bus yang digunakan untuk evakuasi dan bahwa di wilayah Lugansk timur, tentara Moskow melanggar kesepakatan untuk menghentikan penembakan di saat orang-orang melarikan diri.
“Para penjajah tidak hanya mengabaikan norma-norma hukum humaniter internasional, tetapi juga tidak dapat mengendalikan orang-orang mereka dengan baik di lapangan,” kata Vereshchuk di Telegram.
Lihat Juga :