Kehabisan Makanan dan Amunisi, Pria Inggris Menyerah kepada Pasukan Rusia
Rabu, 13 April 2022 - 15:45 WIB
loading...
Aiden Aslin, pria asal Inggris bergabung dengan marinir Ukraina pada 2018 lalu. Foto/The Guardian
A
A
A
LONDON - Seorang pria Inggris dari Newark-on-Trent yang telah berjuang untuk Ukraina terpaksa menyerah kepada pasukan Rusia di kota Mariupol setelah kehabisan makanan dan amunisi.
Menurut akun Twitter-nya yang dikutip oleh The Guardian, Aiden Aslin, mantan pekerja perawatan, bergabung dengan Marinir Ukraina pada 2018 dan mengambil sumpah untuk membela rakyat Ukraina. Sedangkan The Evening Standard melaporkan bahwa dia adalah anggota Brigade ke-39 Marinir Ukraina.
Akun tersebut saat ini dijalankan oleh seorang teman Aslin ketika dia berada di Ukraina, lapor The Guardian.
"Sudah 48 hari, kami mencoba yang terbaik untuk mempertahankan Mariupol, tetapi kami tidak punya pilihan selain menyerah kepada pasukan Rusia," akun Aslin mentweeted pada hari Selasa, menyampaikan pesan dari pejuang.
"Kami tidak punya makanan dan amunisi. Sangat menyenangkan, semuanya. Saya harap perang ini segera berakhir," imbuhnya seperti dikutip dari Business Insider, Rabu (13/4/2022).
Menurut akun Twitter-nya yang dikutip oleh The Guardian, Aiden Aslin, mantan pekerja perawatan, bergabung dengan Marinir Ukraina pada 2018 dan mengambil sumpah untuk membela rakyat Ukraina. Sedangkan The Evening Standard melaporkan bahwa dia adalah anggota Brigade ke-39 Marinir Ukraina.
Akun tersebut saat ini dijalankan oleh seorang teman Aslin ketika dia berada di Ukraina, lapor The Guardian.
"Sudah 48 hari, kami mencoba yang terbaik untuk mempertahankan Mariupol, tetapi kami tidak punya pilihan selain menyerah kepada pasukan Rusia," akun Aslin mentweeted pada hari Selasa, menyampaikan pesan dari pejuang.
"Kami tidak punya makanan dan amunisi. Sangat menyenangkan, semuanya. Saya harap perang ini segera berakhir," imbuhnya seperti dikutip dari Business Insider, Rabu (13/4/2022).
Lihat Juga :