Di Hadapan Lukashenko, Putin Bersumpah Rusia Tidak Akan Terisolasi

Selasa, 12 April 2022 - 21:56 WIB
loading...
Di Hadapan Lukashenko,...
Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu dengan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko. Foto/Bloomberg
A A A
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin bersama dengan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko menuju ke timur jauh Rusia ke fasilitas peluncuran ruang angkasa Vostochny Cosmodrome.

Kunjungan Putin ini menandai perjalanan pertamanya yang diketahui ke luar Moskow sejak Rusia melancarkan perangnya di Ukraina pada 24 Februari. Dia bersikeras bahwa Rusia tidak berniat untuk mengisolasi diri di tengah kemarahan yang meluas atas invasi Rusia dan sanksi yang dijatuhkan oleh Barat.

Putin menggunakan kunjungan itu untuk menyoroti keberhasilan program luar angkasa Uni Soviet, dengan menyebutnya sebagai bukti bahwa Rusia dapat mencapai lompatan spektakuler tanpa bantuan dari Barat.



Namun, pemimpin Rusia itu mengatakan, Moskow sangat ingin bekerja sama dengan negara lain.

"Kami tidak bermaksud untuk diisolasi," kata Putin.

"Mustahil untuk mengisolasi siapa pun di dunia modern, terutama negara yang sangat luas seperti Rusia," imbuhnya.

"Kami akan bekerja dengan mitra kami yang ingin bekerja sama," ujar Putin seperti dikutip dari Deutsche Welle, Selasa (12/4/2022).

Dia juga menyinggung soal perang di Ukraina, menyebutnya sebagai operasi militer khusus untuk memastikan keamanan Rusia sendiri.

Baca juga: Lavrov: Operasi Rusia di Ukraina Bertujuan Akhiri Arah AS Dominasi Dunia

"Tujuannya sangat jelas dan mulia," ucap Putin. "Jelas bahwa kami tidak punya pilihan. Itu adalah keputusan yang tepat," jelasnya.

Rusia menggunakan dalih bahwa Ukraina bertanggung jawab atas genosida di Ukraina timur untuk meluncurkan perang. Kremlin mengklaim bahwa mereka perlu "mendenazifikasi" negara itu, tanpa memberikan bukti yang kredibel untuk klaimnya.

Pasukan Ukraina telah mengacaukan harapan Rusia dengan meningkatkan perlawanan keras, sementara Barat telah memberlakukan sanksi yang luas terhadap Rusia untuk menekan Moskow agar mengakhiri perang.

Rusia saat ini menghadapi inflasi yang melonjak dan pelarian modal sementara juga berjuang dengan prospek kemungkinan default utang.

Baca juga: Kremlin: Menyerang Belarusia Sama dengan Menyerang Rusia

Semenatara itu, Presiden Belarusia Alexander Lukashenko tiba di wilayah timur jauh sebelum Putin, kantor berita negara Rusia Ria Novosti melaporkan.

Pasangan itu diharapkan untuk berbicara tentang integrasi yang lebih erat antara Rusia dan Belarusia, serta perang di Ukraina.

Sanksi telah diberikan kepada Belarusia karena mengizinkan Rusia menggunakan negaranya sebagai titik awal serangan ke Ukraina. Namun, Lukashenko tampak menantang dalam kunjungannya ke Vostochny, yang bertepatan dengan "Hari Luar Angkasa" Rusia.

"Mengapa kita begitu khawatir tentang sanksi ini?" kata Lukashenko.

Lukashenko sebelumnya bersikeras bahwa Belarusia harus terlibat dalam negosiasi untuk menyelesaikan konflik di Ukraina. Dia juga mengklaim bahwa Belarusia telah secara tidak adil dicap sebagai "kaki tangan agresor."

Baca juga: Negara Kedua Hendak Gempur Ukraina, Siap Tampung Bom Nukir Rusia
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Dasar Laut Terangkat...
Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina
Rekomendasi
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Dikhianati Suami, Shiena...
Dikhianati Suami, Shiena Bangkit Bongkar Perselingkuhan di Microdrama V+Short Replaceable
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved