Tank Tua Jerman Siap Dikirim ke Ukraina, Ini Penampakannya

Selasa, 12 April 2022 - 07:25 WIB
loading...
A A A
Dia menekankan, "Sekarang bukan waktunya untuk alasan, melainkan waktu untuk kreativitas dan pragmatisme."

Menteri Ekonomi Jerman Robert Habeck menolak membocorkan apakah pemerintah Jerman akan mengeluarkan izin untuk pengiriman tank ke Ukraina.

Dia menambahkan, “Kami telah sepakat untuk alasan yang baik untuk tidak berbicara tentang pengiriman senjata, jenis dan rute yang konkret.”

Namun, pejabat tersebut mengindikasikan akan ada pengiriman senjata lebih lanjut karena Jerman telah berkomitmen mendukung Ukraina dengan senjata.

Mengenai perangkat keras militer jenis lain, kendaraan tempur infanteri Marder, Berlin sampai saat ini enggan memberikannya ke Kiev.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Jerman pada Jumat menggambarkan kendaraan itu "sangat diperlukan" untuk memastikan perlindungan negara itu sendiri.

Namun, Chairman Rheinmetall mengumumkan perusahaan siap mengirim antara 50 dan 60 kendaraan Marder yang dinonaktifkan ke Ukraina.

Seperti tank Leopard, perangkat keras tersebut akan datang langsung dari stok Rheinmetall sendiri dan bukan dari Bundeswehr.

Namun, beberapa politisi dari koalisi yang berkuasa di Jerman mempertanyakan seberapa berguna tank dan kendaraan tersebut bagi Kiev, mengingat pasukan Ukraina sebagian besar telah dilatih untuk menggunakan perangkat keras militer buatan Soviet.

Marcus Faber, pakar pertahanan untuk partai FDP di parlemen Jerman, mencatat, “Seseorang harus memiliki pelatihan yang lebih intensif untuk mengoperasikan Leopard 1.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Trump Tiba-Tiba Berterima...
Trump Tiba-Tiba Berterima Kasih kepada Iran saat 2 Negara Sedang Perang, Ada Apa?
Rekomendasi
Investasi Rp1.010 Triliun...
Investasi Rp1.010 Triliun Mengalir ke RI Sepanjang 6 Bulan Pertama 2026, Cek Peta Penyebarannya
Sambut Baik Kebijakan...
Sambut Baik Kebijakan BKN, Amos Simanjuntak: Kenaikan Pangkat ASN Berbasis Merit Perkuat Reformasi Birokrasi
Era Coretax Didorong...
Era Coretax Didorong Jadi Momentum Reformasi Pemotongan Pajak Penghasilan
Berita Terkini
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Maroko Tandatangani...
Maroko Tandatangani Perjanjian dengan Dewan Perdamaian untuk Gabung Pasukan Internasional Gaza
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved