Viral, Pekerja Balas Ancaman Pecat dari Bos dengan Surat Berlogo Palu Arit

Senin, 11 April 2022 - 12:20 WIB
loading...
Viral, Pekerja Balas...
Seorang bos gym di AS menerbitkan surat ancaman pemecatan bagi pekerja yang membahas gaji di ranah publik. Pekerja perempuan membalasnya dengan surat rincian gaji yang dibubuhi logo palu dan arit. Foto/Reddit
A A A
KENTUCKY - Seorang bos bisnis gym di Kentucky, Amerika Serikat (AS) , menerbitkan surat ancaman pemecatan untuk para pekerjanya yang membahas masalah gaji di ranah publik. Salah seorang pekerja dengan berani membalas surat itu dengan membubuhkan logo komunis; palu dan arit.

Pekerja yang berani membalas surat bosnya itu diketahui seorang perempuan. Surat balasan itulah yang kemudian viral setelah diunggah di media sosial.

Bos bisnis gym Planet Fitness yang hanya diidentifikasi sebagai Jer mengeklaim bahwa berbicara tentang gaji adalah ilegal.

Namun, klaim itu salah karena Undang-Undang Hubungan Perburuhan Nasional di AS sebenarnya memberikan hak kepada pekerja untuk berbicara tentang upah atau gaji mereka.

Baca juga: Wanita Ini Suntikkan Minyak Cabai ke Kondom Pacarnya yang Selingkuh

Surat ancaman yang asli berbunyi: “Berlaku segera, berbicara tentang upah (baik yang sedang bertugas maupun yang tidak bertugas) dilarang keras. Ini dianggap sebagai informasi hak milik dan dengan demikian, dilindungi secara hukum."

“Jika Anda tidak sengaja berbicara (atau mendengarkan juga!!) percakapan di mana upah dibahas, Anda akan menerima tindakan disipliner hingga termasuk pemutusan hubungan kerja," lanjut surat ancaman tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Polisi Sudah Periksa...
Polisi Sudah Periksa 10 Saksi di Kasus Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan oleh Hotman Paris
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
PRIMARIA FEST Sukabumi...
PRIMARIA FEST Sukabumi 2026 Satukan Ribuan Penikmat Indonesian Bounce Music
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
Balas Dendam, Rusia...
Balas Dendam, Rusia Serang Ukraina dengan 43 Rudal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved