AS: Rusia Kehilangan 15-20% Kekuatan Tempur

Sabtu, 09 April 2022 - 06:33 WIB
loading...
AS: Rusia Kehilangan...
AS sebut Rusia kehilangan 15-20% kekuatan tempurnya dalam peperangan di Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Pentagon tidak percaya denganpenolakan Rusia untuk bertanggung jawab atas serangan atas stasiun kereta Ukraina yang menewaskan sedikitnya 50 orang. Hal itu diungkapkan seorang pejabat senior pertahanan Amerika Serikat (AS).

“Mereka awalnya mengklaim serangan yang berhasil dan kemudian menariknya kembali ketika ada laporan korban sipil,” kata pejabat itu.

“Ekspektasi kami bahwa ini adalah serangan Rusia – kami yakin mereka menggunakan rudal balistik jarak pendek, SS-21,” imbuhnya seperti dikutip dari ABC News, Sabtu (9/4/2022).



Menurutnya, ketika pasukan Rusia mundur dari beberapa kota Ukraina, beberapa kelompok taktis batalyon Rusia (atau BTG, masing-masing dengan sekitar 800-1.000 tentara) yang telah ditarik kembali melintasi perbatasan Belarusia dan Rusia pada dasarnya telah "diberantas" dari pertempuran di Ukraina.

"Tidak ada yang tersisa dari BTG kecuali segelintir tentara dan mungkin sejumlah kecil kendaraan," kata pejabat itu.

Dikatakan oleh pejabat itu dalam hal kerugian total - menghitung pasukan, tank, pesawat dan persediaan rudal - Rusia telah kehilangan antara 15-20% dari kekuatan tempur yang awalnya telah disusun melawan Ukraina sejak awal invasi.

Baca juga: Kremlin Akui Alami Kerugian Pasukan yang Signifikan di Ukraina

Ia juga mengungkapkan, beberapa pasukan Rusia yang ditarik sekarang menuju ke kota-kota Rusia Belgorod dan Valuyki, di barat laut Donbas. Tetapi "tidak ada indikasi" bahwa pasukan baru sedang menunggu di sana untuk bergabung dengan mereka.

"Untuk saat ini, BTG Rusia yang terdegradasi sedang 'menjajaki opsi' untuk mengkonsolidasikan, menyatukan pasukan dan persediaan yang tersisa untuk membentuk unit baru," ujar pejabat itu.

Menurut pejabat itu, Rusia juga bertujuan untuk merekrut lebih dari 60.000 tentara baru.

Baca juga: Rusia Perintahkan 134.500 Pemuda Masuk Wamil, Moskow Janji Tak Kirim ke Ukraina

"Setelah BTG Rusia dibangun kembali, tindakan yang paling mungkin adalah mereka segera bergerak ke selatan ke Donbas," kata pejabat itu.

Pentagon sekarang memperkirakan lebih dari 40 BTG Rusia ditempatkan di atau dekat wilayah Donbas. Perkiraan itu "lebih dari 30" pada hari Rabu, yang berarti lebih dari 10.000 tentara telah tiba dalam beberapa hari terakhir.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Keji! Pasangan Muda-Mudi...
Keji! Pasangan Muda-Mudi Buang Bayi di Tempat Sampah Terminal Bus
Rekomendasi
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Berita Terkini
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved