Lawan Rusia, Sniper Wanita Ukraina Ini Dipuji sebagai Lady Death Modern

Kamis, 07 April 2022 - 17:07 WIB
loading...
A A A
Charcoal masuk dalam daftarsniper wanita kelahiran Ukraina yang pemberani. Di antara para sniperwanita tersebut, yang paling terkenal adalah Lyudmila Pavlichenko, yang dijuluki "Lady Death" karena dilaporkan membunuh lebih dari 300 orang Jerman selama Perang Dunia II.

Pavlichenko membela Odesa dan Sevastopol melawan Nazi, sebelum dia terluka oleh pecahan peluru. Dia kemudian melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk menghidupkan dukungan Amerika untuk upaya perang.

Untuk eksploitasinya di medan perang, Pavlichenko mendapatkan penghargaan Pahlawan Uni Soviet, penghargaan militer tertinggi Uni Soviet.

Dipermak sebagai Pavlichenko modern, Charcoal bukan satu-satunya sniper wanita yang dipilih selama perang Ukraina. Pada akhir Maret, tentara Ukraina mengeklaim telah menangkap Irina Starikova, seorang separatis pro-Rusia yang diperkirakan telah menembak mati 40 warga Ukraina di wilayah Donbass selama delapan tahun terakhir.

Sebelum publisitas seputar Charcoal, angkatan bersenjata Ukraina berusaha untuk meningkatkan moral dengan membagikan foto selfie seorang pilot pesawat tempur yang dikenal sebagai "Ghost of Kiev", mengeklaim bahwa ia telah menembak jatuh banyak pesawat Rusia pada hari-hari awal perang.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Inggris Cegat dan Rebut...
Inggris Cegat dan Rebut Kapal Tanker Armada Bayangan Rusia, Ini Respons Kremlin
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Masuki Tahun Baru 1448...
Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah
Rekomendasi
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Asprov PSSI Banyak Dipimpin...
Asprov PSSI Banyak Dipimpin Plt Ketua, Tata Kelola Federasi Dipertanyakan
Gempa M6,7 di Palu Sulteng...
Gempa M6,7 di Palu Sulteng Akibat Aktivitas Sesar Sausu, bukan Palu-Koro yang Legendaris
Berita Terkini
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved