China Ajari AS Cara Bantu Ukraina, Ungkap Sisi Gelap Kebijakan Washington
Kamis, 07 April 2022 - 13:49 WIB
loading...
A
A
A
Dia menegaskan, “AS menempatkan dirinya dalam posisi yang memungkinkannya untuk untung dari kekacauan."
Zhao menegaskan kembali posisi Beijing bahwa sanksi sepihak merupakan alat yang disukai AS dalam kebijakan luar negerinya.
Menurut dia, sanksi sepihak itu berbahaya bagi ekonomi dunia dan tidak dapat membawa “perdamaian dan keamanan”, tujuan yang dinyatakan AS dari pembatasan tersebut.
"Jika AS benar-benar ingin mempromosikan de-eskalasi situasi di Ukraina, itu harus berhenti menambahkan bahan bakar ke api, meninggalkan gada sanksi, menahan diri dari kata-kata dan tindakan pemaksaan dan benar-benar mendorong perdamaian dan pembicaraan," papar juru bicara itu. .
Pernyataannya muncul ketika AS dan sekutunya meningkatkan tekanan terhadap Moskow setelah klaim Kiev bahwa pasukan Rusia telah melakukan kejahatan perang di Ukraina.
Moskow membantah tuduhan itu dan mengatakan tuduhan itu tampaknya dimaksudkan untuk menggagalkan upaya yang sedang berlangsung untuk merundingkan perdamaian.
Menyikapi situasi di Bucha, kota di barat laut Kiev dan fokus pernyataan Kiev, Zhao mengatakan penyelidikan independen dan menyeluruh diperlukan untuk menentukan apa yang terjadi di sana.
Menurut dia, gambar-gambar dari Bucha “mengganggu”. “Masalah kemanusiaan tidak boleh dipolitisasi,” ujar dia.
Zhao menegaskan kembali posisi Beijing bahwa sanksi sepihak merupakan alat yang disukai AS dalam kebijakan luar negerinya.
Menurut dia, sanksi sepihak itu berbahaya bagi ekonomi dunia dan tidak dapat membawa “perdamaian dan keamanan”, tujuan yang dinyatakan AS dari pembatasan tersebut.
"Jika AS benar-benar ingin mempromosikan de-eskalasi situasi di Ukraina, itu harus berhenti menambahkan bahan bakar ke api, meninggalkan gada sanksi, menahan diri dari kata-kata dan tindakan pemaksaan dan benar-benar mendorong perdamaian dan pembicaraan," papar juru bicara itu. .
Pernyataannya muncul ketika AS dan sekutunya meningkatkan tekanan terhadap Moskow setelah klaim Kiev bahwa pasukan Rusia telah melakukan kejahatan perang di Ukraina.
Moskow membantah tuduhan itu dan mengatakan tuduhan itu tampaknya dimaksudkan untuk menggagalkan upaya yang sedang berlangsung untuk merundingkan perdamaian.
Menyikapi situasi di Bucha, kota di barat laut Kiev dan fokus pernyataan Kiev, Zhao mengatakan penyelidikan independen dan menyeluruh diperlukan untuk menentukan apa yang terjadi di sana.
Menurut dia, gambar-gambar dari Bucha “mengganggu”. “Masalah kemanusiaan tidak boleh dipolitisasi,” ujar dia.
Lihat Juga :